Minggu, 13 Desember 2009

Tambah nomor CDMA ke Handphone GSM

Hari gini gak punya nomor CDMA ???? ..... He he he hanya bercanda kok. Trik ini bermula dari berkembangnya teknologi HP baik CDMA maupun GSM yang memberi kita banyak pilihan untuk menggunakan fasilitas komunikasi seluler yang tentunya dengan segala kelebihan dan kekurangannya. GSM dengan kelebihan jangkauannya lebih luas namun biayanya yang relatif mahal dan sebaliknya CDMA dengan kelebihan biaya relatif lebih murah namun jangkauan terbatas ( seperti perlu Combo ataupun Gogo kalau keluar daerah dimana CDMA tersebut terdaftar). Bagi kalangan tertentu mempunyai dua handset GSM dan CDMA atau HP terbaru yang berfasilitas dua-duanya mungkin bukan suatu masalah, tapi untuk yang baru mempunyai handset GSM dan ingin menyisipkan nomor CDMA bisa ikutin trik sederhana ini. Trik ini sebenarnya sudah lama yang dianggap top screet/ rahasia oleh kalangan tertentu dan prinsip kerjanya hanya memanfaatkan fitur call forward yang ada di nomor CDMA

Manfaat yang bisa didapatkan dengan menyisipkan nomor CDMA ke nomor GSM antara lain:

1. HP GSM akan memiliki 2 nomor sekaligus dalam satu Handphone.
2. HP anda akan dapat dihubungi secara lokal bahkan lewat telepon koin pun bisa.
3. Nomor CDMA lokal anda masih dapat dihubungi sekalipun berada diluar daerah.
4. Nggak perlu beli HP CDMA untuk menggunakan nomor CDMA.

Tapi ini bukannya tanpa kelemahan maupun keterbatasan :

1. Nomor CDMA lokal anda hanya dapat digunakan untuk menerima telepon saja, sedangkan fungsi untuk menelpon, mengirim dan menerima SMS tetap ditangani oleh nomor GSM.
2. Bagaimanapun juga pulsa nomor CDMA tetap harus diisi sekalipun tidak digunakan, karena nomor CDMA bisa tidak berfungsi kalau pulsa hangus atau kosong.
3. Dikenakan biaya airtime yang dipotong langsung dari pulsa CDMAnya walaupun cuma terima telepon saja ( ini yang disebut Call forward).

Tapi paling nggak Trik ini bisa dimanfaatin bagi anda yang sibuk dan harus mobile ke luar daerah, ataupun untuk tetap keep in touch pada saat pulang kampung ataupun liburan.

Yang harus disiapkan yaitu:

1. HP GSM dan nomor GSM tentunya untuk ditambahkan nomor CDMA.
2. HP CDMA sebaiknya dengan Fasilitas Ruim Dual Band yang menggunakan kartu dan bukan yang di injek) seperti : Nokia 2115, 6015, 6016, 6585, dll. Dan nggak perlu beli, karena cuma dipakai sebentar aja, bisa pinjem sama saudara, temen, tetangga ataupun tempat dimana beli nomor CDMA nya.
3. Kartu Perdana CDMA, pilih yang sesuai untuk di sisipkan ke nomor GSM anda.
1. Star One untuk : Mentari, IM3, dan Matrix
2. Flexy untuk : Simpati, Kartu AS, Kartu Hallo
3. Esia untuk : Simpati, Kartu AS, Kartu Hallo dan XL

Pemilihan kartu harus benar-benar sesuai, jika tidak maka trik ini nggak akan berhasil.

Cara Menyisipkannya:

1. Masukkan kartu perdana CDMA yang telah dibeli kedalam HP CDMA .
2. Lakukan Pengaktifan
1. Untuk Star One :
1. Tekan *92 + Nomor HP anda (No. HP GSM yang ingin disisipi) misalnya: *9208161353869
2. Tekan OK/Yes.. lalu dengarkan
3. Setelah selesai tutup HP CDMA nya
4. Di test dengan menelpon ke No. CDMA, jika yang berdering adalah HP GSM berarti anda telah berhasil !!
2. Untuk Flexy :
1. Tekan *71 + Nomor HP anda (No. HP GSM yang ingin disisipi) misalnya: *7108125712345
2. Tekan OK/Yes dan dengarkan...
3. Setelah selesai tutup HP CDMA nya
4. Di test dengan menelpon ke No.CDMA, jika HP GSM anda berdering, maka anda telah berhasil !!
3. Untuk Esia :
1. Tekan *12 + Nomor HP anda (No. HP GSM yang ingin disisipi) misalnya: *12081612345678
2. Tekan OK/Yes dan dengarkan...
3. Setelah selesai tutuh HP CDMA nya
4. Di test kembali dengan menelpon ke No.CDMA, jika HP GSM anda yang berdering, maka anda telah berhasil !!

Nggak sulit kan, kurang lebih seperti mengisikan pulsa dari voucher yang kita beli saja.

Suatu saat mungkin kita ingin mengembalikan nomor CDMA kedalam kartu asalnya agar bisa digunakan di HP CDMA, berikut cara-cara untuk mengembalikannya.

1. Untuk Star One
1. Tekan *920
2. Tekan OK/Yes dan dengarkan...
3. Setelah selesai tutup
4. Di test dengan menelpon ke nomor CDMA, jika HP CDMA berdering, maka nomor telah kembali ke kartu asalnya.
2. Untuk Flexy
1. Tekan *710
2. Tekan OK/Yes dan dengarkan...
3. Setelah selesai tutup
4. Di test dengan menelpon ke nomor CDMA, jika HP CDMA berdering, maka nomor telah kembali ke kartu asalnya.
3. Untuk Esia
1. Tekan *120
2. Tekan OK/Yes dan dengarkan...
3. Setelah selesai tutup
4. Di test dengan menelpon ke nomor CDMA, jika HP CDMA berdering, maka nomor telah kembali ke kartu asalnya.

Disclaimer : Sekedar iseng, langsung aja dicoba, kalau nggak bisa jangan salahin saya ya.. paling pusing doang hehehe

Selamat mencoba, semoga bermanfaat.

Kamis, 10 Desember 2009

Negara Indonesia Adalah Negara Hukum, bukan negara kekuasaan, begitulah indahnya tulisan yang tercatat dalam Undang-undang kita, tapi sungguh menyedihkan tentang Carut marutnya hukum yang ada di Indonesia. reformasi yang sudah berjalan Hampir 10 tahun tetap menyisakan ketidak samaan hukum antara pejabat dan Rakyat biasa.

Masyarakat meyakini bahwa hukum lebih banyak merugikan mereka,dan sedapat mungkin dihindari. Bila seseorang melanggar peraturan lalu lintas misalnya, maka sudah jamak dilakukan upaya “damai” dengan petugas polisi yangbersangkutan agar tidak membawa kasusnya ke pengadilan . Memang dalam hukum perdata, dikenal pilihanpenyelesaian masalah dengan arbitrase atau mediasi di luar jalur pengadilan untuk menghemat waktu dan biaya. Namuntidak demikian hal nya dengan hukum pidana yang hanya menyelesaikan masalah melalui pengadilan. Di Indonesia,bahkan persoalan pidana pun masyarakat mempunyai pilihan diluar pengadilan.

Pendapat umum menempatkan hakim pada posisi “tertuduh” dalam lemahnya penegakan hukum di Indonesia, namundemikian peranan pengacara, jaksa penuntut dan polisi sebagai penyidik dalam hal ini juga penting. Suatu dakwaan yangsangat lemah dan tidak cermat, didukung dengan argumentasi asal-asalan, yang berasal dari hasil penyelidikan yangtidak akurat dari pihak kepolisian, tentu saja akan mempersulit hakim dalam memutuskan suatu perkara. Kelemahan
penyidikan dan penyusunan dakwaan ini kadang bukan disebabkan rendahnya kemampuan aparat maupun ketiadaan sarana pendukung, tapi lebih banyak disebabkan oleh lemahnya mental aparat itu sendiri. Beberapa kasus menunjukkanaparat memang tidak berniat untuk melanjutkan perkara yang bersangkutan ke pengadilan atas persetujuan dengan pihakpengacara dan terdakwa, oleh karena itu dakwaan disusun secara sembarangan dan sengaja untuk mudah dipatahkan.

Penyelesaian konflik dengan kekerasan terjadi secara sporadis di beberapa tempat di Indonesia. Suatu persoalanpelanggaran hukum kecil kadang membawa akibat hukuman yang sangat berat bagi pelakunya yang diterima tanpamelalui proses pengadilan. Pembakaran dan penganiayaan pencuri sepeda motor, perampok, penodong yang dilakukan massa beberapa waktu yang lalu merupakan contoh. Menurut Durkheim masyarakat ini menerapkan hukum yang bersifat
menekan (repressive). Masyarakat menerapkan sanksi tersebut tidak atas pertimbangan rasional mengenai jumlahkerugian obyektif yang menimpa masyarakat itu, melainkan atas dasar kemarahan kolektif yang muncul karena tindakanyang menyimpang dari pelaku. Masyarakat ingin memberi pelajaran kepada pelaku dan juga pada memberi peringatananggota masyarakat yang lain agar tidak melakukan tindakan pelanggaran yang sama.

Dalam beberapa kasus terbukti adanya kasus korupsi dan kolusi yangmelibatkan baik polisi, kejaksaan, maupun hakim dalam suatu perkara. Kasus ini biasanya melibatkan pengacara yangmenjadi perantara antara terdakwa dan aparat penegak hukum. Fungsi pengacara yang seharusnya berada di kutubmemperjuangkan keadilan bagi terdakwa , berubah menjadi pencari kebebasan dan keputusan seringan mungkin dengan segala cara bagi kliennya. Sementara posisi polisi dan jaksa yang seharusnya berada di kutub yang menjaga adanya kepastian hukum, terbeli oleh kekayaan terdakwa. Demikian pula hakim yang seharusnya berada ditengah-tengah dua kutub tersebut, kutub keadilan dan kepastian hukum, bisa jadi condong membebaskan atau memberikan putusan
seringan-ringannya bagi terdakwa setelah melalui kesepakatan tertentu.

Dengan skenario diatas, lengkaplah sandiwara pengadilan yang seharusnya mencari kebenaran dan penyelesaian
masalah menjadi suatu pertunjukan yang telah diatur untuk membebaskan terdakwa. Dan karena menyangkut uang,
hanya orang kaya lah yang dapat menikmati keadaan inkonsistensi penegakan hukum ini. Sementara orang miskin (atau
yang relatif lebih miskin) akan putusan pengadilan yang lebih tinggi.

Inkonsistensi penegakan hukum merupakan masalah penting yang harus segera ditangani. Masalah hukum ini paling
dirasakan oleh masyarakat dan membawa dampak yang sangat buruk bagi kehidupan bermasyarakat. Persepsi
masyarakat yang buruk mengenai penegakan hukum, menggiring masyarakat pada pola kehidupan sosial yang tidak
mempercayai hukum sebagai sarana penyelesaian konflik, dan cenderung menyelesaikan konflik dan permasalahan
mereka di luar jalur. Cara ini membawa akibat buruk bagi masyarakat itu sendiri.Pemanfaatan inkonsistensi penegakan hukum oleh sekelompok orang demi kepentingannya sendiri, selalu berakibatmerugikan pihak yang tidak mempunyai kemampuan yang setara. Akibatnya rasa ketidakadilan dan ketidakpuasantumbuh subur di masyarakat Indonesia.
Penegakan hukum yang konsisten harus terus diupayakan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap
hukum di Indonesia.

Dalam Kasus Bibit & Chandra yang di perkarakan oleh Negara dapat dilihat bagaimana Rekayasa hukum dengan mudah terjadi, Dalam Kasus salah tangkap JJ Riadi, dan penembakan Sopir angkot di depok, dapat dilihat betapa ringan hukuman bagi aparat yang bersalah. Dalam Kasus prita yang telah di vonis bersalah dan dikenakan sanksi hukum membayar RP 204 juta, dapat kita lihat betapa ketidak adilah hukum telah terjadi jaksa begitu gagah menhukum pihak yang tak bersalah. dan dapat kita lihat betapa antusiasnya masyarakat untuk membantu dengan mengumpulkan koin receh untuk membayar denda hukuman yang ada.
Sungguh memalukan bahwa Harga Hukum di Indonesia hanyalah Seharga Koin Recehan yang dikumpulkan masyarakat untuk membantu sesamanya.

Apakah sama Aparat Penegak Hukum dengan Pengamen?, dalam beberapa kasus oknum aparat adalah pengamen yang mengais rezeki dengan menyanyikan lagu rekayasa. Mari tingkatkan harkat martabat hukum di Indonesia jangan sampai Harga Hukum sama dengan Koin Recehan.

EA

Senin, 07 Desember 2009

afas

Akhir-akhir ini aku sering maen game browser strategi. Bukan game baru sih, cuma aku baru aktif main sekarang. Ada yang pernah aku maenin, tapi udah lama. Berikutnya aku mo cerita dikit tentang 3 game browser type strategi yang cukup populer. Istilah kerennya Browser-based MMORTS ato Massive Multiplayer Online Real-Time Strategy. Travian, Ikariam dan Tribalwars. Mainnya ga terlalu menyita waktu, ga harus online terus-terusan mandangin monitor komputer. Cukup 1-5 menit online trus bisa ditinggal. Online lagi 1-5 jam kemudian untuk ngecek hasilnya. Begitu seterusnya.

Travian

http://travian.com – International Server, English
http://travian.co.id – Indonesia Server, Bahasa Indonesia

Travian dirilis pertama kali di Jerman tahun 2004. Sampai saat tulisan ini turun, sudah dirilis di 56 negara dalam 30 bahasa. Travian pernah menyandang predikat ‘The Best Browser-based Game’ tahun 2006.

Travian

Travian

Pada Travian ada 3 suku yang dapat dimainkan. Romans (Roma), Gauls (Galia) dan Teutons (Teuton). Masing-masing suku memiliki kelebihan dan kekurangan. Unit-unit dan spesialisasinya berbeda. Teuton cocok untuk type pemain agresif, mudah dalam melatih tentara, memiliki attack power yang baik dengan defense yang kurang. Gauls cocok untuk bertahan dan berdagang, warehouse besar, defense yang baik, gerakan cepat namun attack kurang. Romans cocok untuk menyerang dan bertahan, namun harga tentaranya sangat mahal dan waktu pelatihannya lama. Untuk pemain pemula disarankan menggunakan suku Romans.

Kita akan diberikan sebuah desa kosong yang dikelilingi tambang dan ladang (fields). Ada 4 jenis resources yang dibutuhkan untuk membangun dan melatih tentara, yang dapat di tambang/ditanam di sekitar desa. Wood (kayu), Clay (tanah liat), Iron (besi) dan Wheat (gandum). Wheat juga menentukan berapa jumlah populasi maksimum yang bisa hidup di desa kita.

Fokus permainan adalah perang. Pembangunan dan upgrading resource dan building hanya untuk perang, melatih tentara, menyiapkan pertahanan dan merebut resurces lawan bahkan merebut desa lawan. Para pemain dapat membuat aliansi atau bergabung dengan aliansi yang sudah dibuat oleh pemain lainnya.

Sebelumnya aku udah pernah main Travian server Indonesia beberapa bulan yang lalu, tapi bosen karna kalah diserang terus. Hehehe.. Skarang maen lagi di server internasional.

Tribalwars

http://tribalwars.net – International Server

Tribalwars merupakan salah satu game browser RTS yang pertama. Dirilis tahun 2003 di Jerman, namun mulai populer tahun 2005 setelah perubahan versi dengan grafis yang lebih baik. Sebagian developer Travian dulunya adalah developer Tribalwars.

Tribalwars

Tribalwars

Fokus permainan Tribalwars adalah perang. Sama seperti Travian, resource, building dan research ditujukan untuk perang. Namun pada Tribalwars tidak ada suku-suku yang dapat dipilih. Semua pemain memiliki unit-unit dan kemampuan yang sama.

Tambang disediakan di sekeliling desa. Ada 3 resource yang dapat ditambang. Wood, clay, dan iron. Populasi maksimum ditentukan dari level Farm (pertanian). Speed Tribalwars relatif lebih cepat daripada Travian. Pemain-pemainnya pun lebih agresif.

Ada beberapa world di server internasional. Tiap-tiap world memiliki speed dan unit yang berbeda. Contohnya, pada world 20, speed 1 (normal) dengan unit lengkap. Sedangkan pada world 19, speed 1.5 (lebih cepat) tanpa unit archer dan mounted archer. Total ada 26 world, namun saat tulisan ini dibuat, hanya ada 10 world yang dapat dipilih. World lainnya sudah ditutup pendaftarannya.

Sesuai dengan namanya, Tribalwars adalah perang suku. Kita bisa membuat tribe (suku) sesegera mungkin dan merekrut pemain-pemain lain. Atau ikut tribe lain yang sudah ada, dan ikut berperang bersama teman-teman satu suku. Anggota tribe dapat dimintai bantuan untuk mensupport kita dengan pasukan atau resource.

Ikariam

http://ikariam.org – International Server
http://ikariam.com – USA Server
http://id.ikariam.org – Indonesia Server [coming soon]

Ikariam juga berawal dari Jerman. Game ini memiliki fokus yang berbeda dengan Travian dan Tribalwars. Pada Ikariam, selain militer, ekonomi sosial juga diperhitungkan. Pemain harus menjaga tingkat kesenangan rakyatnya, mencegah korupsi dan mengatur pajak. Selain itu juga harus rajin melakukan research (penelitian) agar bisa membuat bangunan baru dan menggunakan teknologi baru untuk berperang, berdagang, bersosialissai, atau meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Ikariam

Ikariam

Diawal permainan, pemain akan diberikan sebuah kota di pinggir pantai yang hanya berisi satu bangunan utama. Dari bangunan tersebut, pemain mulai mengembangkan kotanya. Kota terletak disebuah pulau, bersama kota-kota pemain lain. Ada 5 resource (wood, wine, marble, crystal, sulfur) yang digunakan untuk membangun yang dapat ditambang bersama (share) pemain-pemain lain satu pulau. Satu pulau maksimal berisi 16 kota, 1 saw mill (penebangan kayu) dan 1 tambang random. Sedangkan 3 resources lainnya didapat dari berdagang atau merebut dari kota di pulau lain.

Karena tambang digunakan bersama, maka ada sistem donate (menyumbang) untuk peningkatan tambang tersebut agar dapat memproduksi lebih banyak. Saranku, lebih baik ikut menyumbang daripada dimusuhi oleh pemain-pemain lain kemudian menyerangmu bersama-sama..hehehe.

Kesejahteraan rakyat dapat dijaga dengan membangun Tavern dan Museum. Korupsi dapat dikurangi dengan membangun dan meningkatkan level Governor’s Residence atau Palace. Populasi dapat dijaga dengan meningkatkan Town Hall, meningkatkan kesejahteraan rakyat dan mengurangi korupsi. Selain membutuhkan 5 resource, pemain juga membutuhkan Gold, yang berfungsi seperti uang, untuk berdagang, membeli kapal, dan melatih pasukan.

Dengan segala kerumitan gameplay, Ikariam tetap bisa menjadi game yang addicted karena didukung dengan grafis yang menarik. Aku nunggu server Indonesia dilounching aja.. hehehe..

Travian, Tribalwars dan Ikariam dapat dimainkan dengan gratis. Disediakan juga fasilitas khusus bagi yang mau membayar. Fasilitas-fasilitas tersebut misalnya, menu-menu khusus, tanpa iklan, waktu pembangunan lebih cepat, dan lain-lain. Namun aku rasa dengan main gratis pun udah cukup puas.

Game lainnya

Ada beberapa browser game RTS lainnya yang bisa dicoba.

Mythos : http://www.mythicwars.com/mythos
Norron : http://www.mythicwars.com/norron
Khan Wars : http://hanovete.com
Space Invasion : http://spaceinvasion.bigpoint.com
Unification Wars : http://uc.gamestotal.com
dan lain-lain..

Sumber:
http://id.wikipedia.org/Travian
http://en.wikipedia.org/wiki/Category:Multiplayer_browser-based_games
http://www.browsergamesdigest.com




test

Rabu, 09 September 2009

salam,

sedikit sejarah sosok terkenal Wong Fei Hung ... sayang tidak ada sumber
rujukan/tulisan. most likely dari sini:
http://mahardhikazifana.com/religion-philosophy-agama-filsafat/wong-fei-hung-adalah-seorang-muslim.html

--
Sesungguhnya, hanya dengan mengingat Allah, hati akan tenang.
now surely by Allah's remembrance are the hearts set at rest.
N'est-ce point par l'évocation d'Allah que se tranquillisent les coeurs.
im Gedenken Allahs ist's, daß Herzen Trost finden können.
>> al-Ra'd [13]: 28


WONG FEI HUNG

Selama ini kita hanya mengenal Wong Fei Hung sebagai jagoan Kung fu dalam film Once Upon A Time in China . Dalam film itu, karakter Wong Fei Hung diperankan oleh aktor terkenal Hong Kong , Jet Li. Namun siapakah sebenarnya Wong Fei Hung?

Wong Fei Hung adalah seorang Ulama, Ahli Pengobatan, dan Ahli Beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional China oleh pemerintah China. Namun Pemerintah China sering berupaya mengaburkan jatidiri Wong Fei Hung sebagai seorang muslim demi menjaga supremasi kekuasaan Komunis di China.

Wong Fei-Hung dilahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama Arab, Fais. Sementara Nama Hung juga merupakan dialek Kanton untuk menyebut nama Arab, Hussein. Jadi, bila di-bahasa-arab-kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong.

Ayahnya, Wong Kay-Ying adalah seorang Ulama, dan tabib ahli ilmu pengobatan tradisional, serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (wushu/kungfu). Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton (ibukota Guandong). Wong Kay-Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu wushu tingkat tinggi. Ketinggian ilmu beladiri Wong Kay-Ying membuatnya dikenal sebagai salah satu dari Sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini di kemudian hari diwariskannya kepada Wong Fei Hung.

Kombinasi antara pengetahuan ilmu pengobatan tradisional dan teknik beladiri serta ditunjang oleh keluhuran budi pekerti sebagai Muslim membuat keluarga Wong sering turun tangan membantu orang-orang lemah dan tertindas pada masaitu. Karena itulah masyarakat Kwantung sangat menghormati dan mengidolakan Keluarga Wong.

Pasien klinik keluarga Wong yang meminta bantuan pengobatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Walau begitu, Keluarga Wong tetap membantu setiap pasien yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu,tanpa memedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih.

Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif dalam gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch'in yang korup dan penindas. Dinasti Ch'in ialah Dinasti yang merubuhkan kekuasaan Dinasti Yuan yang memerintahsebelumnya. Dinasti Yuan ini dikenal sebagai satu-satunya Dinasti KaisarCina yang anggota keluarganya banyak yang memeluk agama Islam.

Wong Fei-Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah-Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah-Choi inilah yang kemudian mengajarinya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung sukses melahirkan Jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris.

Dasar-dasar jurus Hung Gar ditemukan, dikembangkan dan merupakan andalan dari Hung Hei-Kwun, kakak seperguruan Luk Ah-Choi. Hung Hei-Kwun adalah seorang pendekar Shaolin yang lolos dari peristiwa pembakaran dan pembantaian oleh pemerintahan Dinasti Ch'in pada 1734.

Hung Hei-Kwun ini adalah pemimpin pemberontakan bersejarah yang hampir mengalahkan dinasti penjajah Ch'in yang datang dari Manchuria (sekarang kita mengenalnya sebagai Korea ). Jika saja pemerintah Ch'in tidak meminta bantuan pasukan-pasukan bersenjata bangsa asing (Rusia, Inggris, Jepang), pemberontakan pimpinan Hung Hei-Kwun itu niscaya akan berhasil mengusir pendudukan Dinasti Ch'in.

Setelah berguru kepada Luk Ah-Choi, Wong Fei-Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri hingga pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan beladiri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkannya menjadi lebih maju. Kemampuan beladirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien yang dinamakan Jurus Cakar Macan dan Jurus Sembilan Pukulan Khusus. Selain dengan tangan kosong, Wong Fei-Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata.

Masyarakat Canton pernah menyaksikan langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memegang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya karena ia membela rakyat miskin yang akan mereka peras.

Dalam kehidupan keluarga, Allah banyak mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia Canton . Wong Fei-Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek. Setelah istri ketiganya wafat, Wong Fei-Hung memutuskan untuk hidup sendiri sampai kemudian ia bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang kebetulan juga ahli beladiri. Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar beladiri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya.

Pada 1924 Wong Fei-Hung meninggal dalam usia 77 tahun. Masyarakat Cina,khususnya di Kwantung dan Canton mengenangnya sebagai pahlawan pembela kaum mustad'afin (tertindas) yang tidak pernah gentar membela kehormatan mereka. Siapapun dan berapapun jumlah orang yang menindas orang miskin, akan dilawannya dengan segenap kekuatan dan keberanian yang dimilikinya. Wong Fei-Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya dikenal sebagai manusia yang hidup mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim selain mati Syahid. Semoga segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah Swt dan semoga segala kebaikannya menjadi teladan bagi kita, generasi muslim yang hidup setelahnya. Amiin.

Selasa, 08 September 2009

Biar Gemuk asal Sehat

Minggu, 6 September 2009 | 03:21 WIB

Putu Fajar Arcana & Budi Suwarna

Mungkin tagline "Biar gemuk asal sehat" terdengar klise dan zadul (zaman dulu) kalau kita ingat kalimat, "Biar lambat asal selamat" yang sering ditulis di belakang bak truk. Tetapi, belakangan prinsip "hidup" itu mencuat menjadi semacam perlawanan dari kaum pemilik tubuh gemuk.

Ferawati Wibisono (29), pemilik berat badan 88 kilogram, mengaku pernah tertekan dan kemudian terpaksa menenggelamkan diri dalam usaha pelangsingan tubuh. Selama empat bulan tahun lalu, ia mengikuti program diet, akupunktur, dan menjalani injeksi obat penurun berat badan.

"Ketika injeksi untuk keempat kalinya, seluruh tubuh saya bengkak dan memerah. Kata dokter alergi," tutur Fera, Selasa (2/9) di Jakarta. Kenyataan memilukan itu ditambah pula dengan keadaan Fera yang makin lemah karena diet keras. "Sampai-sampai ketika jalan aku nabrak kaca. Kata dokter, aku kekurangan nutrisi," tambah perempuan yang selalu tampil berkaus, celana pendek, dan sandal jepit ini.

Semua usaha itu terpaksa dijalani Fera karena tekanan yang begitu keras dari keluarga. Orang-orang terdekat dalam hidupnya itu justru selalu memojokkannya dengan memanggil "kapal selam". "Bahkan, ada yang mengejek, sebentar lagi tubuhku enggak bisa masuk ke pintu rumah," ujar Fera.

Tekanan juga dialami Vreda Wuisan, pemilik berat badan 80 kilogram, dan penyanyi remaja Tina Toon (16). Vreda pernah melakukan upaya memperoleh tumbuh langsing melalui akupunktur, minum obat penahan lapar, diet, dan berolahraga secara keras. "Hasilnya enggak seberapa karena dasar tulangku besar ya tetap saja kelihatan gemuk," tutur dia.

Tina bahkan pernah sakit gara-gara melakukan diet selama 10 hari. "Aku diet diem-diem. Ketat sekali untuk mengejar target turun berat badan," katanya. Diet keras dilakukan Tina lantaran keinginan tampil langsing dalam sampul album I Love Music. Ia memang berhasil menurunkan berat badan tiga kilogram. "Tetapi, habis pemotretan, makan jadi luar biasa, aku juga sakit," tambah Tina yang dulu dikenal sebagai penyanyi cilik bertubuh bulat ini.

Titik balik

Sakit umumnya kemudian menjadi titik balik bagi sebagian orang untuk berhenti menguruskan badan secara ekstrem. Sejak mengalami sakit tifus sebanyak tiga kali akibat olahraga berlebihan serta bengkak-bengkak karena alergi obat tadi, Fera mengaku kapok. Ia kini menerima dirinya apa adanya.

"Sekarang aku tetap berolahraga secukupnya, tetapi yang terpenting tetap sehat. Itu prinsip," kata Fera sembari menambahkan kesehatan dan kebugaran tubuhnya boleh dibandingkan dengan mereka yang bertubuh langsing.

Vreda mengatakan, definisi cantik yang harus selalu langsing dan berkulit putih adalah rekayasa industri. Celakanya, itulah kini yang menjadi opini setiap orang. "Gemuk tidak berarti tidak cantik, lho. Buatku sih, yang penting sehat dan happy," kata dia.

Vreda menuding rekayasa industri itu bahkan sampai pada soal bahan pakaian. Industri berkepentingan, kata Vreda, menyediakan bahan baku sedikit, tetapi bisa menjual dengan harga tinggi. "Karena kalau mereka membuat pakaian untuk orang gemuk, bahannya lebih banyak habis," kata Vreda yang bergelut di bidang rumah produksi ini.

Paula Josepha Ratnaningtyas (38) dengan berat badan 92 kilogram dengan tinggi tubuh 153 cm mungkin lebih percaya diri dan santai dalam menjalani hidup. Sejak kecil, ia mengaku sudah terbiasa mendengar ledekan orang. "Aku dipanggil Sai. Sai, jangan salah, bukan sayang, tetapi bonsai. Aku cuek saja," kata dia.

Kendati memiliki tubuh gemuk sejak kecil, Naning, begitu Paula Josepha Ratnaningtyas dipanggil, tidak pernah tergoda mengikuti program olahraga, diet, apalagi pengobatan untuk memperoleh tubuh ramping. Buat Naning, kecantikan tak mesti diterjemahkan dengan ramping dan putih, tetapi pada sikap.

"Sangat bodoh kalau ada orang termakan iklan pelangsing, lalu beli korset Rp 7 juta. Susah benar hidup, mau langsing saja harus menderita. Kalau dasarnya gemuk, ya gemuk saja," kata Naning.

Guna melawan dominasi definisi cantik oleh industri itulah, Naning dan Fera kemudian bergabung dengan Xtra-L Big Community yang didirikan Ririe Bogar dan Lulu Lustanti tahun 2007. Komunitas ini bahkan berkomunikasi lewat mailing list Xtra-L_Community@ yahoogroups. com dan belakangan juga menggunakan facebook.

"Dulu, kami pernah mengadakan fashion show sebagai ajang happy-happy, sekarang sih komunitas ini buat kumpul-kumpul saja," tutur Naning. Komunitas, tambahnya, lebih banyak dimanfaatkan sebagai wahana saling mendukung, berbagi rasa dan informasi, serta tentu saja mencari pasangan hidup.

"Fera ketemu jodohnya di komunitas. Sebentar lagi bakal menikah," ungkap Naning. Fera tersenyum kecil membenarkan kata-kata sahabatnya itu.

Dalam kredo Xtra-L Big Community, sebagaimana diungkapkan Ririe Bogar kepada Kompas (11/11/2007) , mereka berkepentingan berada dalam satu komunitas untuk memperbesar kekuatan pendobrakan terhadap hegemoni "nilai" kecantikan yang ditebarkan dunia industri.

"Kami menjadi semacam supporting group untuk mendobrak konsep kecantikan yang dipercaya selama ini. Di forum ini, Anda akan menemukan punya ukuran besar tidak berarti tidak bisa jadi cakep, cakap, menarik, elegan, sexy, dan tentunya sehat!" tandas Ririe.

Biasanya, kata Fera, para anggota komunitas melakukan kegiatan rutin setiap pekan seperti jalan kaki di kawasan Senayan dan berenang di Kuningan, Jakarta.

Bagi Naning dan Vreda, perlawanan terhadap hegemoni kecantikan yang terpenting harus keluar dari diri sendiri. "Enggak ada gunanya ramping kalau dalam sikap sehari-hari tidak disukai orang," ujar Naning yang meyakini bentuk tubuh tak ada kaitannya dengan sikap dan kebaikan seseorang.

Pada akhirnya, prinsip paling baik yang harus dipegang para pemilik tubuh gemuk adalah biar gemuk asal sehat. "Buat aku yang penting hidup dibikin happy bo..," ujar Vreda. (XAR)

ANOMALI CINTAKU DI MALAYSIA
By: Heri Sudarsono, student Master IIUM

Sepi warung bu Lis ketika pelanganannya mulai pergi untuk mengerjakan sholat Isya. Sepasang manusia masih duduk berhadapan dengan dibatasi meja makan. Siti Nurlisa duduk tertunduk dihadapan bang Tulus. Sesekali matanya diusap dengan sapu tangan yang digengamannya. Deras air matanya sampai jatuh dipangkuan. Matanya lembab. Suaranya tangisnya kadang tertahan oleh sesak perasaan yang tertekan. Bang Tulus duduk di depan Siti Nurlisa dengan mata menatap pada pada bayangan pohon yang berdiri di halaman warung bu Lis.

Gelombang demo anti Malaysia menumbuhkan jiwa patriotisme bang Tulus untuk membela bangsanya. Siti Nurlisa adalah perempuan ke 13 yang akan dipersuntingnya akhir Desember tahun ini. Namun, Siti Nurlisa adalah gadis Malaysia, gadis ke 7 dari 9 gadis Malaysia yang pernah menjadi kekasihnya Bang Tulus. Walaupun selama ini putusnya hubungan dengan para gadis itu dikarena bang Tulus selalu diputus oleh pihak gadis. Dan kali itu karena alasan cinta kepada bangsa dan negara, dia harus putus dengan Siti Nurlisa!. Suatu keputusan besar bagi bang Tulus!.

"Aku tidak rela kalau harga diri negaraku diinjak-injak oleh negaramu" dengan wajah mengeras dan mata tajam pada bayangan pohon yang ada dihalaman warung bu Lis

"...mengapa abang menghubungkan cinta kita dengan masalah negara....negaraku bukan aku......apapun yang terjadi pada negaraku aku tetap cinta abang..."sambil tersendu Siti Nurlisa menutupi wajahnya dengan sapu tangan

"Aku lebih cinta negaraku.... apa artinya cintaku padamu bila negaramu telah meniadaan keberadaan negaraku...negara tempat nenek moyangku...orang tuaku dan saudara-saudaraku. ...negara mu sombong!"sahut bang Tulus dengan mata memerah seperti percikan bara keluar dari tungku.

".....Bang.. . ..!"tangis Siti Nurlisa dengan terbata-bata berusaha menahan bang Tulus, "Bang, aku cinta abang....jangan campur adukkan cinta kita dengan negara kita!"

Bang Tulus duduk membatu di depan Siti Nurlisa. Terbayang kembali ketika pertama kali bertemu Siti Nurlisa di Chokit ketika mencari kaset dangdut Rhoma Irama. Di mata bang Tulus pertama ketemu dengan Siti Nurlisa adalah perempuan sempurna seantero jagat raya, pesona menyebar di seluruh pelosok Malaysia, dan kecantikan seperti puteri para raja. Memang, jatuh cinta pada pandangan pertama membuat hidup bang Tulus seperti mimpi, seperti menari menari ala India mengelilingi Siti Nurlisa diiringgi musik rebana. Sambil mengalun nada ala Soneta. Dan, setiap hari yang dinyanyikan lagu bang Haji yang berjudul wanita sholelah http://www.youtube. com/watch? v=eyXOLUkUNpQ& feature=related

"...negara sombong...kemaki. ..kemlinti!" bang Tulus sambil memukul meja didepannya.

Sontak Siti Nurlisa terkejut dan tangisan Siti Nurlisa meledak lagi, "Bang....apa yang bisa kami sombongkan bang......itu perasaan abang"tanya Siti Nurlisa sambil tetap menundukkan wajahnya

"Perasaanku? . ....ini kenyataan?"

"Bang Apa yang bisa kami sombongkan.. ...kemerdekaan di beri oleh Inggris....ekonomi negara kami dikuasai oleh ras tertentu, Cina dan India... kami hanya warga pedatang Malaysia.... ."

"Stop apa maksudmu?"

"Bang....siapa yang abang anggap orang Malaysia yang duduk di pemerintahan. ..di perusahaan.. di sekolahan... .itu nenek moyangnya adalah orang Melayu...orang Bugis....orang Minang ...orang Jawa.......yang disebut orang Malaysia adalah orang Asli yang kebanyakan hidup dipinggiran kota kota besar dan mayoritas tinggal di desa dan dipinggiran hutan ......."kata Siti Nurlisa dengan nada terbata

Bang Tulus diam mendengarkan Siti Nurlisa menjelaskan sambil menundukkan wajahnya seperti menyembunyikan air matanya yang masih mengalir

"Orang Malaysia yang abang kenal adalah pendatang dari negara-negara tetangga yang satu ras, serumpun atau setata.... sedangkan ras, suku dan bangsa yang berbeda itu adalah orang Cina dan India...Cina dan India adalah bangsa minoritas di negara kami tetapi mereka mayortas dalam menguasai sumber ekonomi kami....pada suatu saat nanti kalau mereka sampai menguasai sumber ekonomi yang menjadi hajat hidup kami...maka kami akan menjadi tamu di negeri sendiri.."

"Tetapi kalian semua bisa tetap menjadi ancaman bagi kami" Tatapan bang Tulus tidak berubah

"Abang tahu sendiri berapa bagaimana orang Malaysia.... hampir 70 persen berjenis kelamin perempuan dan 30 persen adalah lelaki....di kelas... di warung.... di kantor...di pasar....perempuan ada dimana-mana! .....perempuan menganti peran lelaki bekerja di sektor formal...... juga bekerja di sektor publik....mereka punya penghasilan sendiri....maka mereka merasa mampu mengurusi diri sendiri....maka tidak aneh banyak perempuan yang sudah berkepala tiga lebih belum menikah di sini..... jumlah manusia yang kena penyakit kegemukan (obesitas) semakin meningkat karena dimanjakan oleh sistem .... pondan bertebaran berkelompok di kanten-kanten dan ngosip di bawah tiang masjid.....bang apakah abang tidak melihat itu....bagaimana abang bisa melihat negara ku sombong..... dan berbahaya!"mohon Siti Nurlisa sambil merajuk kepada bang Tulus yang masih bersikap perkasa.

"Walaupun begitu jumlah mu banyak...."kata bang Tulus sekenanya

"Abang juga bisa lihat berapa jumlah TKI yang bekerja di gedung-gedung bercakar langit...bekerja memperbaikai jalan dan jembatan...di toko-toko... di rumah-tumah. .di perkebunan.. ..ada ribuan!..... abang juga bisa lihat student yang belajar di university-universi ty favorit Malaysia dari ujung ke ujung Malaysia...ratusan! ......berapa orang Indonesia menjadi dosen, banker, konsultan, pegusaha.... ratusan!. ...dengan jumlah orang Indonesia di Malaysia seperti itu....mana mungkin kami akan melawan Indonesia... " Siti Nurlisa mengusap airmatanya yang menetes. Mata bengkak oleh tangis permohonan kepada bang Tulus untuk memikirkan kembali sikap untuk memutuskannya

"....orang Malaysia telah mengambil budaya kami"

".....kami, orang tua, remaja dan anak-anak telah mengkonsumsi band-band Indonesia... . Letto, Samson, Dewa, Slank, Unggu, Wali, Mbah Surip dll.....kami juga dan suka dengan sinteron-sinteron Indonesia... .kami juga tabjub dengan buah karya sastra para cendekia Indonesia... ...sehingga kami kehilangan akal apa yang sebenarnya disukai kami, orang tua, remaja dan anak cucu kami atas apa yang kami miliki....apa yang salah dengan buatan kami sehingga mereka tidak menyukai band, sinetron, karya-karya kami sendiri"

"...tetapi negaramu telah mencuri budaya negara ku"kata bang Tulus dengan suara berat

"Karena kami tidak banyak memiliki budaya yang kami gunakan untuk memperteguh identitas kami sebagai bangsa yang berbudaya, beradab, dan punya harga diri....sedangkan budaya Cina dan India mulai menguasai setiap ruas kesadaran setiap karya anak cucu kami sampai kami kuatir anak cucu kami tidak mengetahui budaya kami sendiri.....

"..mengapa kamu tidak mengunakan budaya sendiri"

"....budaya kami? Kami ini pendatang... .kita belum cukup memiliki budaya yang mempertegas identitas kami dihadapan budaya India dan Cina yang siap menguasai kami...kami tidak ingin anak cucuk kami mengunakan budaya India dan Cina...budaya yang jauh dari akar budaya kami........ kami mengunakan budaya yang kami kenal.....budaya kami sama dengan Indonesia itu menunjukka bahwa nenek moyang kami berasal dari Indonesia... .batik, gamelan, wayang, reog, tari pedhet.....adalah budaya Indonesia yang dibawa oleh orang Indonesia di Malaysia dan menetap di Malaysia...mereka tidak mengenal budaya selain budaya yang mereka kenal yang didapat dari Indonesia tempat nenek moyang mereka....maka tidak aneh aktualisasi budaya sama dengan budaya Indonesia... ."kata Siti Nurlisa masih terbata-bata

Bang Tulus diam. Terkatup bibirnya.

"Lihat bang....kami selalu berusaha mempertegas budaya kami dihadapan pendatang... .sehingga anak cucu kami bangga memakai pakaian Melayu ke mana-mana... ..kami juga mempertegas budaya kami dengan memelihata budaya nusantara untuk anak cucu kami kami buatkan museum yang megah dan tertata indah....kami sediakan peralatan dan guru-guru yang dibayar mahal untuk mengajari musik anglung dan keroncong untuk digunakan pada acara-acara resmi kenegararaan. ...ataupun wisuda kelulusan... ..demikian juga di koran, radio dan tv kami juga memelihara adab budaya istana sebagai penghargaan kepada raja dengan menguna tata krama dengan bahasa yang diijinkan... itu cara kami ingin menunjukkan identitas kami kepada anak cucu kami....."

Bang Tulus tertegun, dia diam tidak bergerak. Diam-diam bang Tulus membenarkan kata-kata Siti Nurlisa.

"Kami beda dengan anak-anak Indonesia yang punya kekayaan budaya yang luar biasa....dia mengunakan pakaian daerah di rumah atau di jalan-jalan ....dia bisa benyanyi lagu-lagu daerah apa saja sendiri dengan bebasnya .... bisa mengunakan alat musik di rumah maupun di kantor-kantor. .....begitu menyenangkan di Indonesia dengan budaya yang beraneka.... ...... Siti tahu di Indonesia memelihara budaya lebih dari Malaysia sampai banyak orang yang tidak rela budaya di miliki negara kami..."kata Siti Nurlisa sambil mengusap air matanya yang mulai mengering... ..

Bang Tulus tertegun memandang Siti Nurlisa yang tertunduk sambil mengusap wajahnya. Apakah benar itu bahwa Indonesia lebih bisa memelihara budayanya daripada Malaysia. Dia diam sesaat membayangakan keadaan Indonesia ketika budaya kehilangan artinya. Budaya telah menjadi sekedar stupa yang hanya dijadikan topik diskusi pada saat-saat memang perlu saja. Anak-anak muda sudah terasing dari pakaian daerah, anak-anak muda lebih mengenal musik jass, rock, pop, punk, dan rege. Di kantor-kator acara-acara seremonial diiringi dengan musik modern, disco dan remix yang lain. Demikian juga wisauda-wisuda mahasiswa Indonesia banyak diiringi lagu kemenangan penuh dengan auro kepuasan dengan ritme rock.

"...Siti tahu nasionalisme orang Indonesia sangat tinggi....kami iri!.....pulau Sipadan-Lingitan. ....dan yang terakhir pulau Jemur yang diiklaim Malaysia mendapatkan perlawanan luar biasa dari masyarakat Indonesia... kami iri bagaimana mendapatkan rasa nasionallisme itu?"

Bang Tulus terkatup mulutnya. Nasionalisme! ...siapa yang nasionalis itu! Rakyat atau pejabat!. Ia merasa berjuang habis-habisan mengorbankan jiwa dan raga hanya untuk membela sejengkal tanah dan setetes air. Namun, di saat yang sama pulau-pulau kecil dipinggiran Indonesia di jual sembarangan kepada pihak asing dengan tanpa rasa dosa. Sementara itu, pulau-pulau terluar dibiarkan terlantar sedangkan pejabat/pemimpin hanya memperkaya sendiri dan jikalau memang kalau pulau terluar itu menguntungkan baru bicara tentang patriotisme!

"Anomali bangsaku..." bisik bang Tulus

Malam semakin larut. Bang Tulus terpaku menatap ruang kosong. Siti Nurlisa masih tertunduk diam sesekali mengusap wajahnya dengan tisue. Bayangan malam menyelimuti seluruh bumi. Angin dingin merabat melalui sisi dinding warung yang tertata sederhana. Suara jangkring nyaring bersahutan mengema di halaman warung Bu lis. Malam itu, bang Tulus merasa begitu mencintai Siti Nurlisa.

Rabu, 26 Agustus 2009

Permainan di Dunia Fantasi (DuFan) hanya barang bekas import dari China.

Saya dapat dari seseorang yang mem-forward isi email ini.
Berikut Tuturan Isi Email Tersebut:

"saya gak mau ada orang yang kehilangan NYAWA-nya lagi... informasi ini didapat dari berita2 yang sering disiarkan...sebenernya telah banyak orang yang mati karena menaiki tornado di dufan (Dunia Fantasi).

Penyangga badan tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Banyak yang jatuh terlempar dari tornado.

Ternyata setelah diselidiki...semua bagian dari permainan di dufan(Dunia Fantasi Ancol) hanyalah barang bekas yang di import dari china...dan agar berita ini tidak tersebar luas,pihak dufan membayar uang ber miliar-an rupiah untuk menyogok para saksi dan para journalist untuk menutup mulut mereka dan tidak menyebar luaskan berita ini...

saya membuat bulbo ini agar kalian semua yaitu teman2 ku tidak mengalami apa yang dialami oleh mereka...dan tolong disebarluaskan... "


Sekian Isi E-mail Tersebut Semoga I-COMers dapat berhati - hati.
Sumber: http://i-comers.com/showthread.php?t=7711

Categories

Blog Archive

Sembako Hari ini

Sembako hari ini
Beras 5.500
Telur ayam ras 13.500
Minyak goreng sawit 12.000
Gula pasir 6.600
Tepung terigu 7.700
Cabe merah keriting 20.000
Cabe merah biasa 18.500
Bawang merah 16.500
SKM cap bendera 7.800
Daging sapi 55.500
Kacang tanah 12.500

 

Sumber: Poskota

Blog sahabat





Pages

About Me

Foto saya
Penulis tuk diri sendiri, Internal Audit untuk Sebuah Perusahaan, Pencinta Puisi, Cerpen, Seorang Hamba yang berusaha, Menjadi Ayah yang baik untuk Quineisha & Qhaira, menjadi Insan Taqwa

Pengikut

Sample Text

IP

Unordered List

Popular Posts

Recent Posts



Website Hit Counter
Free Hit Counters

Text Widget