Rabu, 30 Juli 2008

Pisang termasuk buah yang padat nutrisi dan energi. Teksturnya yang lembut membuat pisang sering dijadikan buah pilihan untuk makanan bayi. Bagi anak-anak, pisang juga bisa menjadi bekal sehat ke sekolah.

Di banyak negara maju, pisang kerap menjadi bekal makanan anak-anak ke sekolah. Mereka juga memasukkan potongan pisang ke dalam sereal dan susu saat sarapan. Pisang menyediakan cukup energi bagi anak-anak untuk siap mengikuti pelajaran di sekolah.

Dr. Ir. Sobir, dari Pusat Kajian Buah-buahan Tropika IPB, menjelaskan sebuah penelitian tentang pisang yang dilakukan terhadap 200 pelajar di sekolah Twickehnham, di middlesex, Inggris. Kepada mereka diberikan makanan tambahan berupa pisang saat sarapan, istirahat, dan makan siang. Penelitian dilakukan menjelang waktu ujian.

Hasilnya, dikatakan Dr. Sobir, konsumsi pisang tersebut membantu proses belajar mereka. Kalium yang terdapat pada pisang inilah yang berperan meningkatkan konsentrasi belajar anak.

Selain itu, kandungan vitamin B pada pisang yang cukup tinggi juga mampu mempertahankan aktivitas kerja sistem syaraf. Hal inilah yang mendorong pelajar bisa berkonsentrasi lebih lama.

Dalam satu buah pisang memang terkandung banyak zat gizi. “Kandungan vitamin dan mineralnya lebih unggul dibandingkan buah dan sayuran lain, terutama untuk vitamin B6 (piridoksin), C, kalium, serat, dan mangan,” katanya.

Jika dibandingkan dengan apel, pisang mengandung 4 kali lebih banyak protein, dua kali lebih banyak karbohidrat, tiga kali lebih banyak fosfor, lima kali lebih banyak vitamin A dan zat besi, serta dua kali lebih banyak vitamin dan mineral lainnya.

Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari satu buah pisang. Selain sangat bermanfaat dalam mencegah stres, pisang juga meningkatkan daya pikir, mengobati radang cerna, serta menyehatkan mata.

Pilih Rajabulu

Pisang juga dikenal sebagai buah yang tinggi kandungan potasium (kalium) serta magnesium. Kandungan kedua minerak ini sangat berguna, terutama bagi sistem kardiovaskular serta kesehatan otot dan syaraf.

Kandungan piridoksin yang tinggi, flavonoid serta alkaloid yang terdapat pada pisang, terutama pisang rajabulu, diduga memiliki aktivitas antidiabetes. Itu sebabnya, berikan pisang rajabulu kepada anak yang menderita diabetes.

Penelitian yang dilakukan PKBT-IPB bersama dengan Puslitbang Gizi Depkes menunjukkan bahwa pisang rajabulu memiliki indeks glikemik 54 persen dibandingkan dengan gula standar, sehingga dapat dikonsumsi diabetesi.

Pisang juga berguna bagi mereka yang mengalami stres dan kelelahan karena mengandung sorotonin. Menurut Dr. Sobir, kadar sorotonin pada pisang cukup tinggi, yaitu sekitar 31,4 ng/g. Begitu juga kandungan kaliumnya. Pembentukan sorotonin ini dirangsang oleh triptofan yang ada pada pisang.

Serotonin merupakan senyawa yang membuat perasaan rileks, tenang, menambah mood atau suasana hati, serta membuat perasaan lebih bahagia, sehingga stres maupun kelelahan bisa terusir. Itu sebabnya anak yang lelah atau stres setelah belajar di sekolah bisa diberi pisang.

Orangtua bisa mengolah pisang menjadi banana milkshake atau susu pisang kocok, sate pisang yang mudah dibuat dan penampilannya menggugah selera anak, atau pisang goreng penyet ditabur mesis.

Pisang juga bisa diberikan bila anak sulit tidur di malam hari. Memberikan pisang dengan susu, yang sama-sama mengandung triptofan, akan membuat anak lebih tenang, sehingga mereka bisa segera tidur lelap.

Sembuhkan Tukak Lambung

Bagi anak yang mengalami gangguan pencernaan, pisang juga bisa dimanfaatkan. Beberapa penelitian, seperti dijelaskan Dr. Sobir, menemukan bahwa pisang dapat menyembuhkan luka pada sistem pencernaan.

Penelitian atas efek antipektin pada hewan percobaan yang diberi perlakuan ekstrak pisang varietas Palo dan Horn, mampu menyembuhkan luka sebesar 70 dan 88 persen dibandingkan tanpa perlakuan.

Pisang pun dianjurkan untuk dikonsumsi anak yang bermasalah dengan sistem pencernaan karena tekstur daging buahnya yang halus dan lunak. “Pisang dapat dimakan tanpa menambah kerja sistem pencernaan. Latek yang terdapat pada pisang juga dapat mencegah iritasi dengan melapisi dinding lambung dan usus,” tambah Dr. Sobir.

Bagi anak yang mengalami anemia, pisang merupakan makanan yang baik. Ini karena pisang kaya akan zat besi yang dapat merangsang pembentukan sel darah merah. Tambahan lagi, dengan mengonsumsi pisang, anak tidak akan sembelit, seperti yang terjadi bila diberi suplemen zat besi.

Nah, cobalah memperkaya buah pisang dalam menu harian anak-anak. Selain mudah didapat, pisang juga relatif murah, tetapi tidak murahan.

‘Kan jelas-jelas padat gizi!

Olahan Pisang, Lezat dan Praktis

Ada beberapa resep olahan pisang untuk anak yang bisa dibuat dengan mudah oleh orangtua. Bahkan, anak pun bisa diajak membuatnya.

Susu Pisang Kocok (Banana Milkshake)

Bahan:
• 200 ml susu cair
• 2 buah pisang ambon atau cavendish
• sedikit es batu
• sedikit yogurt atau selai kacang

Cara membuat:
• Semua bahan diblender.
• Sajikan langsung. Sangat enak dinikmati, terutama saat cuaca panas.

Sate Pisang (Banana Satay)

Bahan:
• Pisang ambon dipotong sepanjang 5 cm
• Coklat batangan, lelehkan
• Tusuk sate

Cara Membuat:
• Masukkan potongan pisang ambon ke dalam freezer hingga mengeras.
• Tusuk potongan pisang ke tusukan sate sebanyak dua buah.
• Celupkan pisang ke coklat leleh.
• Hidangkan.


sumber: www.bengkelrohani.com




Senin, 28 Juli 2008

Di Balik Minuman Isotonik KOMPAS/YUNIADHI AGUNG
Minuman isotonik tidak bisa dikonsumsi sembarangan. Minggu, 29 Juni 2008 | 03:00 WIB
Oleh Lusiana Indriasari

Minuman isotonik semakin gencar menyerbu pasaran. Melalui iklan, produk ini dicitrakan mampu mengganti cairan tubuh yang hilang dalam waktu singkat. Di balik kesan kesegarannya, minuman isotonik dapat berbahaya apabila dikonsumsi sembarangan.

Sebuah iklan minuman isotonik di televisi mengatakan, ion di dalam isotonik mampu menjaga kelembapan kulit dan tubuh lebih baik daripada air biasa. Iklan lain menyebutkan, kehilangan dua persen cairan tubuh akan menurunkan stamina dan konsentrasi.

Dosen pada Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, Fransiska Rungkat Zakaria, mengatakan, iklan produk isotonik sebagian menyesatkan masyarakat.

Di iklan, seolah-olah isotonik bisa diminum siapa saja dan dalam kondisi apa saja. Padahal, Fransiska mengingatkan, isotonik tidak bisa dikonsumsi sembarangan karena minuman ini mengandung garam natrium (NaCl).

”Coba perhatikan labelnya, pasti ada kandungan Na dan Cl nya,” tutur Fransiska. Ia menambahkan, minuman isotonik itu tidak lain adalah larutan garam. Oleh produsennya, larutan itu kemudian diberi tambahan zat lain, seperti vitamin.

Ion yang disebut-sebut sangat bermanfaat bagi tubuh sebenarnya juga tidak hanya terkandung pada isotonik. Setiap garam yang dilarutkan dalam air, kata Fransiska, pasti akan berubah menjadi ion Na dan ion Cl. ”Jadi, ion yang terkandung dalam sayur lodeh dengan ion dalam isotonik itu sama saja,” tutur Fransiska.

Karena berisi garam, isotonik tidak boleh diminum sembarangan. Apabila berlebihan, kadar garam dalam tubuh akan menyebabkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. ”Bila sudah kena hipertensi, tinggal menunggu saja bagian tubuh mana yang jebol duluan,” kata Fransiska.

Dari makanan

Apabila tubuh kita berkeringat, natrium dan klorida yang terkandung dalam cairan tubuh ikut keluar melalui pori-pori kulit. Jika kedua zat itu tidak digantikan, sel-sel tubuh kita lama-lama akan rusak dan mati.

Persoalannya, dari manakah zat natrium dan klorida itu diperoleh? Apakah harus dari minuman isotonik? Jawabannya, tidak.

Menurut Fransiska, makanan yang kita konsumsi sehari-hari sudah cukup untuk menggantikan natrium dan klorida yang keluar bersama keringat. ”Setiap kali masak, kita selalu menggunakan garam. Itu sudah cukup untuk mengganti garam yang keluar dari tubuh. Bahkan berlebih,” papar Fransiska.

Ia mengingatkan, dalam kondisi normal, tubuh orang dewasa hanya memerlukan 2,3 gram natrium per hari, sedangkan klorida hanya 50-100 mg. Pada anak-anak, kebutuhan dua zat itu lebih sedikit dibandingkan dengan orang dewasa.

Apabila kita memasak tanpa garam, kebutuhan natrium dan klorida juga sudah bisa dipenuhi dari bahan makanan. Ia mencontohkan, 1 ons daging merah mengandung 70 mg natrium, sementara setiap 10 ons nasi mengandung 10 mg natrium.

Bahan makanan lain, seperti telur, daging ayam, kacang-kacangan, buah, dan sayur, juga mengandung natrium. ”Karena itu, pada kondisi normal, kita tidak perlu lagi mengganti cairan tubuh dengan isotonik,” kata Fransiska.

Fransiska mengingatkan, isotonik lebih cocok dikonsumsi atlet yang menggeluti olahraga berat. Pada atlet olahraga berat, kebutuhan sodium memang lebih tinggi dari orang biasa, yaitu 5-7 gram per hari.

Meski begitu, sebaiknya dihitung lebih dulu apakah natrium dan klorida yang dibutuhkan atlet bersangkutan sudah cukup didapat dari makanan yang dikonsumsi. Bila masih kurang, boleh saja ditambah dengan isotonik.

Di negara maju, kata Fransiska, ada lembaga yang meneliti dan menghitung berapa jumlah natrium pada makanan yang dikonsumsi atlet. Hasilnya, menu makanan yang dihidangkan tiga kali sehari itu sudah mengandung 6 gram natrium.

Mengecoh

Meski isotonik tidak boleh dikonsumsi sembarangan, beberapa iklan produk isotonik justru memakai model orang biasa (bukan atlet) sebagai konsumen isotonik. Minuman isotonik itu juga ditenggak pada kondisi biasa saja, seperti terjebak macet yang tidak selalu identik dengan keluarnya ion-ion tubuh secara berlebihan. Bahkan disebutkan, tanpa menyebut kondisinya, isotonik lebih baik dari air biasa.

Menurut Fransiska, iklan semacam itu sangat menyesatkan masyarakat. Produsen boleh saja menarik pembeli dengan iklan yang kreatif, tetapi dalam iklan juga harus dicantumkan informasi yang jelas, bukan informasi menyesatkan.

Produsen seharusnya juga mencantumkan peringatan minuman itu mengandung garam. Agar konsumen bisa mengambil keputusan terbaik, harus disebutkan pula berapa jumlah garam yang dibutuhkan manusia per harinya.

”Memang produsen akan ribut. Kalau label itu diberlakukan, produk mereka tidak akan laku. Meski demikian, jangan karena kepentingan ekonomi, kesehatan masyarakat dipertaruhkan,” kata Fransiska. Jadi, meski kelihatannya menyegarkan, hati-hati bila ingin mengonsumsi isotonik.


Lusiana Indriasari
Dapatkan artikel ini di URL:
http://entertainment.kompas.com/read/xml/2008/06/29/01092754/di.balik.minuman.isotonik

Selasa, 01 Juli 2008

PLN perusahaan listrik negara adalah sebuah perusahaan yang di beri hak khusus untuk memonopoli penyelenggaraan penyediaan listrik untuk rakyat. yang dikelola oleh oleh pemerintah dengan tujuan memberi pelayanan yang optimal dengan biaya yang tidak terlalu membebankan rakyat, tetapi saat ini PLN tidak dapat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat atau pelangganya, pln pernah mengeluarkan janji perbaikan pelayanan bagi pelangganya, hanya sebatas teori dan wacana diatas kertas atau media electronic lainya.

Sampai saat ini janji tentang pelayanan yang baik pada konsumen baru sebatas pada tataran konsep. Secara pragmatis saat ini, pelayanan belum dipahami secara menyeluruh oleh petugas PLN. Berbagai keluhan tentang kecepatan menangani gangguan listrik yang kurang cepat, pemberian informasi pemadaman listrik yang lamban, pemasangan listrik tidak sesuai dengan pesanan, dan lain-lain. Dari kasus pelayanan yang masih buruk tersebut tampak bahwa PLN masih berorientasi pada keuntungan lembaga, sementara konsumen diposisikan pada pihak yang rugi.

Mungkin hal ini disebabkan karena ketergantungan rakyat terhadap listrik demikian tinggi sehingga hampir pasti tidak banyak lagi yang sanggup hidup tanpa listrik. Dalam posisi ini PLN berada pada derajat yang lebih tinggi untuk mengendalikan harga melalui insentif dan disinsentif tanpa mendapatkan perlawanan berarti dari konsumen. Hak Monopoli dapat dipandang sebagai kekuatan yang memenangkan tindakan petugas PLN ketika berhadapan dengan pelanggan.

Sebenarnya PLN semenjak tahun 2001 harus diwajibkan memiliki standar pelayanan. Hanya, standar pelayanan itu sampai saat ini belum dipublikasikan, kenapa tidak transparansi, jawabanya pasti kita sudah mengetahui bagaimana kualitas dari perusahan negara yang tidak lepas dari banyaknya konflik kepentingan di dalam tubuh PLN

Standar mutu pelayanan itu terkait dengan UU Ketenagalistrikan No 20 Tahun 2002. Bila jumlah gangguan listrik 10% lebih banyak dibandingkan dengan standar yang diumumkan, PLN wajib memberikan kompensasi kepada pelanggan. Wujudnya pengurangan tagihan listrik kepada konsumen 10% biaya beban. Kompensasi serupa juga wajib diberikan oleh PLN jika melakukan kesalahan pembacaan meter, di atas nilai yang diumumkan. PLN seharusnya mengumumkan standar pelayanan itu melalui berbagai cara. Antara lain di lembar rekening atau melalui media massa. Setelah pengumuman itu, masyarakat bisa mengajukan tuntutan keringanan pembayaran apabila pelayanan PLN ternyata tidak sesuai dengan standar.

Sebagai kepanjangan tangan pemerintah, PLN selayaknya mencerminkan tekad pemerintah membangun pemerintahan yang baik. Melayani kebutuhan listrik masyarakat merupakan tugas yang mendorongnya memperoleh pendapatan sekaligus memajukan kehidupan masyarakat. Tapi saat ini sistem pemadaman bergilir tidak bisa dielakan, hal ini juga berimbas ke DKI sebagai ibu kota negara, hal ini sebenernya adalah hal yang sangat memalukan.

Pemadaman bergilir listrik di sejumlah besar wilayah di Tanah Air, dipastikan berlangsung hingga 2010. Sebab, kebutuhan nasional saat ini mencapai 40.000 megawatt (MW), sedangkan total daya yang dihasilkan Perusahaan Listrik Negara (PLN) hanya sekitar 29.000 MW, sehingga terdapat defisit daya 11.000 MW.Direktur Utama PT PLN (Persero) Fahmi Mochtar meminta pengertian masyarakat atas pemadaman yang terus terjadi. Ditambahkan, pemadaman akan terus berlanjut hingga 2010.

Ini adalah strategi PLN untuk menutupi persoalan internal PLN yang terangkum dalam inefisiensi manajemen yang terus-menerus terjadi. Alih-alih memberantasnya, PLN justru menumbuh-suburkan praktek-praktek KKN, mulai dari sektor pembangkit sampai sektor distribusi dan pelayanan.

Dari sektor pembangkit, banyak kasus yang mulai terbuka ke permukaan, seperti kasus pengadaan mesin pembangkit bekas untuk PLTG Borang, PLTU Muara Tawar, PLTG Cilacap, PLTP Patuha, dan sebagainya.

Dari sektor distribusi dan pelayanan, kasus sustainable corruption roll out outsourcing CIS-RISI, tunggakan pembayaran tagihan listrik oleh perusahaan-perusahaan besar, dan masih banyak lagi. Akibatnya, miliaran bahkan triliunan uang rakyat yang dikelola oleh pemerintah habis begitu saja tanpa ada kemajuan pelayanan oleh PLN kepada masyarakat.

Sebagai prasyarat pinjaman utang luar negeri untuk meliberalisasi listrik, pihak asing diundang untuk ikut membantu dan meningkatkan pelayanan PLN terhadap masyarakat. Nyatanya, justru mereka turut berpartisipasi bersama PLN dalam menenggelamkan masyarakat dan negara dalam kebangkrutan. Melalui komparador (perusahaan-perusahaan join venture bentukan bersama, perusahaan swasta lokal atau agen-agennya) pembangkit-pembangkit swasta asing ini, membentuk ketergantungan PLN terhadap pasokan listrik swasta yang mahal. PLN yang terus merugi ini, akhirnya tidak mampu untuk membangkitkan listrik sendiri dengan harga yang murah karena habis untuk membeli listrik dari IPP (Independent Power Producers). Sebuah praktek tipu daya lewat utang untuk keuntungan bisnis investor asing di Indonesia.

Program Restrukturisasi dan penerapan good corporate governance (GCG) tidak mendatangkan perbaikan yang berarti bagi efisiensi manajemen di tubuh PLN. Sejak era reformasi bergulir, perusahaan ini tidak pernah mengalami surplus. Pengurangan kerugian ini hanya disebabkan dari naiknya TDL selama kurun waktu 5 tahun.

Akibat dari listrik byar pet dari PLN banyak pengusaha kecil yang terancam gulung tikar, akibat pemadaman listrik, seperti Warnet, Wartel, Atau pun usaha kecil lainya yang bergantung pada listrik, pemadaman Listrik bisa berimbas kepada industri besar, dimana Listrik merupakan sumber energi untuk menjalankan Alat-alat produski. walau sebenarnya seperti di perusahaan saya di daerah EJIP terdapat Produsen penghasil listrik alternatif seperti Cikarang Listrikindo, tetapi hal ini bukan suatu solusi, karena tarif yang dikenakan Penyedia listrik swasta jauh lebih tinggi, dengan tarif atau rate dolar.

PLN meminta Industri untuk Efesisiensi, sedangkan bagi industri penggunaan listrik di luar PLN adalah sebuah Inefisiensi, Inefisiensi yang terus-menerus terjadi di PLN menuntut industri yang sudah efisien semakin terdesak dalam biaya produksi yang berakhir PHK karyawan. Bagi industri yang sedang mencapai tingkat efisiensi kembali turun dan bagi perusahaan yang inefisien akan tutup. Ini berarti pertumbuhan ekonomi akan melambat. PLN perusahaan BUMN dengan ekuitas terbesar ini tidak dapat memberikan keuntungan malah kerugian buat negara, Apakah PLN siap menanggung beban kerugian dari industri yang terkena dampak pemadaman? Hal ini juga Bisa menyebabkan Gagalnya Investor asing untuk menamkan modal karena Indonesia dianggap tidak siap dalam menyiapkan Infrastuktur, Selain Indonesia terkenal dengan Negara ekonomi biaya tinggi, Pejabat yang doyan Korupsi, Infrastruktur jalan yang jelek, dan permasalahan Faktor Energi menambah buram potret investasi di Indonesia.

Ketika pemadaman terjadi mencoba complain ke PLN pun percuma, karena yang terdengar hanya nada sibuk saja, Alangkah eloknya ketika kita bisa menelepon PLN, untuk complain. Dari seberang sana terdengar jawaban merdu dan menawan hati bahwa PLN meminta maaf atas pemadaman itu dan berjanji memberikan solusi yang memuaskan. tapi itu baru sebatas andai-andai saja. Memberikan pelayanan dengan baik, itu adalah suatu keharusan dalam era globalisasi sekarang ini yang semakin menekankan perusahaan untuk memberikan pelayanan yang lebih kepada konsumen. Sebagai perusahaan pengelola bisnis ketenagalistrikan di Indonesia, keberadaan PLN tidak bisa dipisahkan dari pelanggan.

walaupun PLN berjanji akan memberi kompensasi menurut lamanya pemadaman. Secara umum kompensasi diberikan jika di wilayah itu terjadi pemadaman tiga hari berturut-turut. Atau dalam sebulan ada tiga sampai empat kali pemadaman, masing-masing minimal tiga jam. Jika ditelisik lebih jauh, sejatinya pemberian kompensasi tersebut bukanlah hal baru. Pemerintah, melalui Surat Keputusan (SK) Direktur Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Nomor 114/2002, pemerintah mewajibkan PLN memberi ganti rugi jika terjadi pemadaman. Sayang, selama ini peraturan tersebut tak tersosialisasi dengan baik. Namun konsumen hanya dapat kompensasi 10% dari biaya abonemen masing-masing golongan, bukan dari tagihan pemakaian. jumlah kompensasi itu terlalu kecil dibanding kerugian konsumen. Karena untuk pelanggan 900 Watt saja, paling banter abonemennya Rp 20.000. "Nah 10%-nya kan cuma Rp 2.000, jadi nggak kelihatan. PLN pun dapat digugat melanggar Pasal 18 UU 8/99 tentang Perlindungan Konsumen, jo Pasal 1365 KUH Perdata, dan dapat diminta membayar ganti kerugian sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 KUH Perdata.

Yah... sampai saat ini Masyarakat harus kembali bersabar, untuk menikmati suplai listrik yang normal. ... Kan Byar pet sudah biasa....

Depok 1 July 2008
Erwin Arianto
Dari Berbagi Sumber


Senin, 30 Juni 2008

Ketika saya terkena lampu merah ketika berkendara… tidak sengaja pandangan mata ini melihat sesok anak kecil yang berkeliaran di lampu merah. Dan bermain dengan riangnya di lampu merah. Mereka adalah anak jalanan, menurut wikipedia Anak jalanan adalah sebuah istilah umum yang mengacu pada anak-anak yang mempunyai kegiatan ekonomi di jalanan, namun masih memiliki hubungan dengan keluarganya. Tapi hingga kini belum ada pengertian anak jalanan yang dapat dijadikan acuan bagi semua pihak.

Anak jalanan, sebuah kata yang sudah tidak asing lagi ditelinga kita masing-masing, bahkan hampir setiap saat hari kita melihat dan menyaksikan anak jalanan. Kalau saya ditanya apa yang terlintas dari perkataan anak jalanan…. Adalah anak-anak yang kotor, dekil yang terkdang menggangu kita dengan suara mereka yang sumbang di perempatan lampu merah untuk mengamen, meminta atau kegiatan lainya.Beberapa orang tidak mempedulikan anak-anak ini, tetapi ada juga pengendara motor yang merogoh kantong atau pengendara mobil yang merogoh tempat uang receh di pintu mobilnya. Uang yang memang sudah dipersiapkan untuk keperluan seperti ini, ataupun keperluan lain juga.

Begitu lampu hijau menyala, anak-anak ini menyingkir; ibu dengan bayinya juga ikut menyingkir. Sebagian naik ke jalur hijau, sebagian lagi kembali ke pinggir jalan, menunggu lampu merah menyala kembali. Para pengendara yang sudah memberi uang receh maupun yang tidak punya kepedulian juga melanjutkan perjalanannya.

Anak-anak yang tidur dipinggir-pinggir jalan yang bila kita bertemu dengan mereka kita biasanya selalu paradigma yang buruk tentang mereka. Namun pernahkan kita merenungkan apa yang menyebab mereka harus pergi bekerja, mencari nafkah dijalanan. Di saat anak seusia mereka bermanja dan bermain bersama orang tua..Berdasarkan pengamatan saya beberapa saat anak jalanan adalah anak yang “kurang beruntung” kehilangan masa indah saat kecilnya, mereka tetaplah anak-anak yang secara terpaksa atau atas kemauan meraka sendiri, secara pengamatan saya sepintas karakter mereka terbentuk dijalan, dimana imajinasi dan kreatifitas mreka sedang tumbuh harus dihadapi dengan realita hidup yang memaksa mereka membuang mimpi-mimpi dan harapan masa kecil mereka mereka jauh-jauh.

Disaat anak kecil lainya membayangkan bahwa dunia ini adalah tempat yang penuh keindahan-keindahan dongeng masa kecil, di mata mereka saya melihat tatapan memandang dunia sebagai tempat yang keras, kejam bahkan menakutkan. Mereka pergi kejalanan untuk mencari sesuap nasi, membantu orang tua dan mencari secarcah harapan untuk dapat mempertahankan hidup mereka dan keluarganya.

Namun banyak juga dari anak jalanan yang melakukan tindakan kriminal sperti mencopet, memeras, mencuri, menjual narkoba, sampai yang paling menyedihkan seperti melakukan pekerjaan yang bersinggungan dengan seksualitas. Saya mendapat informasi dari seorang sahabat yang mempunyai aktivitas social yang mengunjungi suatu daerah kumuh, teman saya mengatakan bahwa ketika kita mencoba masuk awalnya mendapat resisten atau penolakan dari mereka, tetapi ketika kita mencoba bersahabat, mereka adalah anak-anak kecil yang ceria seperti lainya.

Anak jalanan meliputi dua kategori, yakni 1) anak jalanan yang masih tinggal dengan orantuanya atau keluarganya (children in the street) dan 2) anak jalanan yang benar-benar lepas dari keluarganya serta hidup sembarangan di jalanan (children of the street). Usia mereka 6-15 tahun.


Menurut data yang diinformasikan seorang teman penghasilan dari anak jalanan bisa terbilang cukup lumayanm soorang anak jalanan bisa menghasilkan Rp 20.000~ Rp 50.000 perharinya. Tapi sayangnya beberapa fenomena anak jalanan uang yang mereka dapatkan mereka pergunakan untuk membeli rokok, berjudi, mabuk lem, dan lainya. sesuatu yang lebih naas Hasil penelitian Pusat Studi Wanita Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, sebagaimana dilaporkan Masrukhi (2003) menunjukkan, sekitar 28 persen anak perempuan di jalanan mengalami kasus pelecehan seksual, pemerkosaan, penjerumusan ke prostitusi, pembuatan pornografi, serta diperdagangkan untuk keperluan kepuasan seksual.

Adakah kita dan pemerintah peduli kepada mereka? mari kita tingkat kepedulian kita kepada anak jalanan, kepada pemerintah saya hanya berharap sesuai UUD 1945 pasal 34 “Fakir miskin dan anak terlantar di pelihara negara” saya harap pemerintah mau membuka mata dan membuka akses pendidikan, dan kesehatan bagi mereka. tapi saya lupa pemerintah Indonesia tampaknya sudah masah bodoh dengan rakyatnya, apa lagi dengan mereka anak jalanan.


Cimanggis-Kelapadua, Depok 28 Agustus 2007 22:08
Erwin Arianto,SE


Rabu, 25 Juni 2008

SIARAN PERS PESTABUKUJAKARTA 2008
Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) DKI Jakarta
Jl. Mustika Jaya No. 9 Rawamangun Jakarta Timur 13220
Telp. +62-21 47862881 Faks +62-21 4712323
Email: ikapidki@yahoo.comAlamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya

===========
SIARAN PERS
===========


Dibuka oleh Gubernur DKI, Dipamerkan Jutaan Buku, dan Dimeriahkan Berbagai Acara Akan Mewarnai Pesta Buku Jakarta 2008

Ikapi Jaya, Jakarta 26 Juni 2008 - Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Jaya akan menyelenggarakan sejumlah kegiatan berkaitan dengan Pesta Buku Jakarta 2008 yang berlangsung dari tanggal 28 Juni sampai dengan 6 Juli 2008 dengan tema "Jakarta Banjir”. Kegiatan-kegiatan itu berupa pelatihan Speed Reading, Bedah Buku, berbagai seminar tentang perbukuan, aneka talkshow, Aneka lomba untuk siswa sekolah, dan berbagai acara lainnya. Pesta Buku Jakarta ini diselenggarakan di Istora Gelora Bung Karno Senayan Jakarta selama 9 hari.
Sebagai bagian dari memperingati Ulang Tahun Jakarta yang ke-481, Pesta Buku Jakarta akan dibuka oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta Bapak Dr. Ing. H. Fauzi Bowo pada tanggal 28 Juni 2008 jam 10.00 bertempat di Ruang Anggrek Istora Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. “Selain membuka acara tersebut, Bapak Gubernur juga berkenan memamerkan koleksi buku pribadinya di stand khusus yang disediakan panitia. Di Stand itu, akan juga dipamerkan buku koleksi pribadi Beliau yang telah berusia 130 tahun, yang dibelinya sewaktu menjadi mahasiswa di Jerman,“ begitu kata Muharizal, Ketua Pesta Buku Jakarta 2008.
Muharizal juga menekankan bahwa Pesta Buku Jakarta 2008 adalah pameran buku terlengkap dan terbesar di Indonesia. Dengan didukung oleh seluruh penerbit terbaik, pameran buku ini menyediakan 186 stand dan memamerkan jutaan buku. Buku-buku yang tersedia meliputi berbagai jenis dan ditunjukkan untuk berbagai kalangan, mulai anak-anal, remaja, dan dewasa. Selain tersedia buku-buku best seller, tersedia juga buku-buku diskon sampai 70% . Bahkan, untuk kalangan guru dan siswa sekolah diberikan diskon tambahan 10% untuk buku-buku tertentu di stant-stand tertentu bertanda khusus. Info lebih lanjut tentang Pesta Buku Jakarta bisa diakses di www.pestabukujakarta.com.
Pesta Buku Jakarta adalah agenda tahunan kalangan perbukuan. Dalam pameran tersebut masyarakat umum bisa memperoleh buku-buku yang menjadi pilihannya. Untuk memudahkan pengunjung panitia telah menyediakan pembayan dengan kartu kredit dan kartu debit. “Pameran buku selalu menjadi ajang yang ditunggu kalangan perbukuan, karena tiga alasan. Pertama, penerbit bisa memamerkan seluruh koleksi terbaiknya yang belum tentu bisa didisplay di toko buku. Kedua, pengarang atau penulis selalu menjadikan ajang ini sebagai berntuk pertanggungjawaban atas hasil karyanya, dan Ketiga, pembaca bisa mendapatkan buku-buku yang diminatinya, “ lanjut Pak Muharizal.
Muharizal mengingatkan, "Kegiatan Pesta Buku Jakarta kegiatan hanyalah salah satu langkah dalam pengembangan minat baca masyarakat Indonesia." Agenda ini perlu terus dilakukan secara konsisten dan melibatan banyak pihak. "Rasanya," lanjut Muharizal, "kalau semua pihak -termasuk pemerintah- menyadari pentingnya buku dalam kehidupan sehari-hari, Indonesia akan bergerak menjadi bangsa yang besar. Sebab, sejarah membuktikan bangsa yang maju adalah bangsa yang punya minat baca yang tinggi, seperti Jepang dan Jerman."

Informasi lebih lanjut:

• Soleh Isre hp 0815-6863531
• Neneng hp 0856-1061069

Sumber: http://pestabukujakarta.com




Bercerita tentang angkutan umum yang ada di Indonesia saya jadi bergiding sedikit ngeri, kenapa…?, karena kita tidak dijamin keamanan dalam menaiki alata transportasi umum, dimana provider servis angkutan umum hanya mengejar keuntungan semata tanpa menghiraukan kesalamatan penumpang.

Ketika pilihan saya jatuh untuk menggunakan kereta api, dimana lebih cepat hemat dan ekonomis. Saya naik KRL Jabotabek… apa yang saya dapati… kereta usang dengan kapasitas penumpang yang dipaksakan, pengamen, pedagang kakilima hilir mudik.. rasa aman yang hilang dimana saya harus takut kecopetan. Suatu pilihan transportasi yang menyedihkan... Seandainya KRL lebih nyaman.
Untuk pergi ke dalam pulau jawa saya masih menggunakan Kereta dengan alas an lebih murah dan dapat menikmati pemandangan, tapi saya takut dimana keamanan kereta luar kota tidak terjamin, dimana banyak palang pintu perlintasan tidak terjaga, kereta satu jalur yang sering membuat kereta tabrakan, dan cerita rel kereta api yang dipotong oleh masyarakat… membuat bulu kuduk saya merinding… apakah kereta luar kota aman… nyaman… dan manusiawi… serta layak dipergunakan….
Ketika suatu hari perjalanan ke luar kota saya memilih untuk menggunakan pesawat udara, hal yang sering membuat kesal adalah waktu delay pesawat yang sering tanpa konfirmasi membuat schedule kerja saya sedikit berantakan…mengherankan ketika pihak airline delay kita harus menunggu, ketika kita yang telat apakah mereka mau menunggu… dan lagi berita di televisi bahwa kondisi pesawat dan perawatan pesawat yang kurang layak…. Bagaimana kalau terjadi kecelakaan… apakah saya harus menaiki pesawat udara… mohon jawabannya.

Ketika saya memlih menggunakan Kapal laut, mungkin dalam pikirian saya ini adalah mode transportasi yang lebih baik, tetapi apa yang terjadi kondisi kapal laut yang sudah usang, tidak tersedianya kecukupan pelampung, terjadinya over penumpang, dan keselamatan saya tidak terjamin… wajarkah saya takut menggunakan kapal laut….? Di media masa informasi bahwa banyak kapal kita yang tenggelam membuat saya semakin takut….

Sesekali pun saya menggunakan bus antar kota, antar propinsi dengan harapan jalan darat lebih baik, tetapi saya tidak mendapat demikian, dimana perjalan dengan kondisi jalan yang buruk supir yang ugal-ugalan serta factor keselamatan yang diabaikan oleh pihak penyelenggara bis luar kota… masihkah saya harus menggunakan bia luar kota….

Untuk dalam kota untuk mengurangi kemacetan saya memilih menggunakan transportasi taksi, tetapi saat ini banyak taksi-taksi nakal, dengan argo yang dipercepat “argo kuda” dan terdapat beberapa jenis taksi di cat mirip suatu penyedia taksi yang sedikit terkenal lebih baik, ternyata unsure menipu mata dilakukan. Tapi saat ini sering saya melihat berita banyak penumpang taksi dirampok… dibunuh… sehingga saya tidak berani untuk menggunakan taksi…

Mungkin untuk lebih aman saya menggunakan bis kota, angkot, bajai, bemo dan tranportasi dalam kota lainya, saya tidak mendapatkan suasa nyaman, yang rata-rata sudah berumur tua, dengan kapasitas penumpang yang dipaksakan…. Dan rawan kriminaliatas…

Jadi Saya harus naik apa… semua moda transportasi di Indonesia yang saya cintai ini, hanya sekedar ada… tanpa memikirkan keamanan, keselamatan, kenyamanan dari para penggunannya… mungkin jika saya seorang konglomerat saya dapat memiliki sebuah mobil pribadi keluaran terbaru untuk tranportasi, dapat memakai airline luar negri dangan tariff yang lebih mahal tapi pelayanan yang lebih baik…. Tapi apalah saya hanya orang yang tak berpunya…. Saya harus naik apa….
Begitu sedih saya menerima fenomena yang menyedihkan, dimana pemerintah tidak sungguh-sungguh membenahi system trasnportasi yang ada…. Penyedia jasa hanya memikirkan keungtungan semata…

Dalam perenunganku, menuju Indonesia merdeka
Cikarang, 16 Agusutus 2007 15:20
Erwin Arianto


Saat hadir diresepsi pernikahan Aug 8, '07 12:29 PM
for everyone

Jika saya menerimaa suatu undangan Kondangan atau menghadiri suatu persepsi pernikahan, apa lagi resepsi di suatu gedung yang terpikir oleh saya adalah suatu pesta yang meriah dengan makanan yang berlimpah.
Saat ini mungkin hampir semua orang yang berpunya dari presiden, samapi rakyak jelata ingin merayakan suatu pesta pernikahan di suatu gedung dengan makanan enaknya, dengan tamu yang banyak, dengan acara musik yang meriah dan pesta adat yang wah!!.

Memang kita tidak dilarang menyelenggarakan untuk merayakan resepsi pernikahan, tetapi yang saya amati adalah suatu fenomena yang menyedihkan, kenapa saat orang datang ke resepsi pernikahan di suatu gedung atau tempat pesta, para tamu lebih mendahului untuk menyantap makanan, secara berebutan di banding untuk mengucapkan selamat kepada mempelai pengantin.

Padahal acara utama menurut pendapat saya adalah memberi selamat dan mendoakan agar pengantin dapat selamat dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Tetapi kebanyakan kita enggan untuk memberi selamat, kadang yang terpikir oleh kita jika kita menghadiri suatu resepsi pernikahan, adalah makanan apa yang ada ya…..? suatu pertanyaan yang mengundang senyum saya.

Ketika acara resepsi di mulai, banyak orang datang berebut untuk mencoba makan tertentu, contoh mungkin untuk stan / gubug favorit seperti kambing guling orang rela antri panjang dan sedikit berebutan untuk sekedar mencicipi, atau terkadang dengan “pura-pura bego” menyelak suatu antrian. “ini lomba makan gratis atau acara resepsi pernikahan” pikiran nakal saya berkata.

Dan setelah perut terisi baru kita memberi selamat kepada para mempelai. Terkadang yang lucu banyak teman-teman saya mempunyai rasa takut untuk datang terlambat menghadiri acara pernikahan untuk alas an tertentu, bukan untuk mendoakan pengantin lebih awal, tetapi untuk alas an yang sangat menggelitik hati saya yaitu “ Agar tidak kehabisan makanan” bagai mana dengan anda mengapa anda datang lebih awal… mungkin juga takut kehabisan makanan ya…..

Keberhasilan dalam merayakan suatu pesta pernikahan adalah seberapa banyak makanan yang dapat disuguhkan kepada tamu, dan enakkah makanan yang disajikan. Suatu fenomena yang salah kaprah menurut saya. Dan terkadang sesorang akan menjadi cibiran bila makanan yang disajikan dalam menyelenggarakan pesta bila jumlah makanan yang disajikannya kurang porsinya atau rasanya tidak enak. Fenomena social masyarakat yang salah kaprah menurut saya.

Terkadang juga banyak sahabat saya berfikiran nakal, kan saya sudah nyumbang missal Rp 50000 atau nominal laimnya, “masa saya sudah ngasih angpau sejumlah tersebut makanannya kayak gini…” senyum saya pun tersenyum kembali. Apakah kita menghadiri resepsi pernikahan atau kita masuk ke restoran all you can eat. Bagai mana menurut anda..? Suatu gejala duniawi yang sangat aneh.

Dan terkadang terjadi perebutan makanan dalam suatu acara, yang lucunya yang datang adalah para undangan yang terhormat dengan dasi dan jas yang keren, tetapi kelakuan masih seperti sepupu saya yang berumur 5 tahun… atau seperti kita tidak pernah merasakan masakan tersebut.

Saya mempunyai sedikit pengalaman nakal, sewaktu Kuliah, dimana kami tidak membawa uang yang cukup untuk makan direstoran, maka kami memilih memasuki acara resepsi orang untuk mengisi perut kami… hahhaha pengalaman yang nakal

Tapi itulah fenomena yang terjadi dalam kehidupan masyarakat kita, bahwa resepsi pernikahan adalah acara makan-makan, sedikit rasa sedih atas kondisi ini didalam kondisi masyarakat Indonesia yang sedang lemah ekonomi kita harus menghamburkan uang untuk suatu pesta sehari untuk suatu persepsi pernikahan.
Dan yang membuat sedih, mengapa makanan yang dituju dalam acara pernikahan bukan mendoakan keselamatan dan kesuksesan pengantin dalam menjalani kehidupan, terkadang resepsi pernikahan telah kehilangan rasa sakralnya.

Terkadang terbersit pikiran saya apakah dengan resepsi pernikahan seperti ini mendorong orang untuk kawin-cerai, polygamy. Karena meraka merasa mudah dan mampu untuk melakukan acara resepsi pernikahan. Jawabanya saya serahkan kepada para pakar sosiologi dan antropologi, serta anda semua. Tapi saya berharap ini bukanlah suatu pembenaran atas tindakan tersebut.

Untuk yang mau menikah dengan kondisi seperti saat ini saya hanya bisa menyarankan untuk menyiapkan dana yang cukup untuk merayakan dan memberi makan undangan yang anda sebarkan, biasanya tamu yang datang akan berjumlah 2-3 kali undangan yang datang.

Mengapa kita tidak memberi makan kaum fakir miskis, akan lebih bermanfaat dari pada kita memberi makanan kaum berpnya. Tapi semua saya kembalikan kepada anda. Saya pun yang belum menikah pun akan segera mengalami

“ mari buat pernikahan itu sacral seumur hidup, dan tidak untuk sesaat dan menjadi permainan belaka..”



Dalam perenungan malamku,
Cimanggis-Depok 04 Augustus 2007, 5.18.WIB
Erwin Arianto,Se


Categories

Blog Archive

Sembako Hari ini

Sembako hari ini
Beras 5.500
Telur ayam ras 13.500
Minyak goreng sawit 12.000
Gula pasir 6.600
Tepung terigu 7.700
Cabe merah keriting 20.000
Cabe merah biasa 18.500
Bawang merah 16.500
SKM cap bendera 7.800
Daging sapi 55.500
Kacang tanah 12.500

 

Sumber: Poskota

Blog sahabat





Pages

About Me

Foto saya
Penulis tuk diri sendiri, Internal Audit untuk Sebuah Perusahaan, Pencinta Puisi, Cerpen, Seorang Hamba yang berusaha, Menjadi Ayah yang baik untuk Quineisha & Qhaira, menjadi Insan Taqwa

Pengikut

Sample Text

IP

Unordered List

Popular Posts

Recent Posts



Website Hit Counter
Free Hit Counters

Text Widget