Selasa, 10 Februari 2009

Contoh Soal Psikotest/TPA (1)

9 Januari 2009 in Bentuk Soal Psikotest
Tags: Analogi verbal, contoh soal, psikotest
Latihan Psikotes - Analogi Verbal (Korelasi Makna)

Latihan psikotes analogi verbal ini ditujukan untuk melihat pemahaman anda terhadap hubungan antar kata. Dampak positifnya adalah kemampuan memahami permasalahan 1. Mobil - Bensin = Pelari - …. a. Makanan b. Sepatu c. Kaos d. Lintasan
2. Dingin - Selimut = Hujan - …. a. Air b. Payung c. Dingin d. Basah
3. Semir - Sepatu = Sikat - …. a. Kuku b. Rambut c. Televisi d. Gigi
4. Kepala - Pusing = Perut - …. a. Batuk b. Pilek c. Mules d. Gemuk
5. Bugil - Pakaian = Gundul - …. a. Botak b. Kepala c. Cukur d. Rambut
6. Kayu - Pohon = Emas - …. a. Tambang b. Perhiasan c. Mahal d. Logam
7. Saya - Kami = Dia - …. a. Kamu b. Mereka c. Anda d. Kita
8. Kumis - Kucing = Belalai - …. a. Ular b. Harimau c. Gajah d. Hidung
9. Reguler - Senin = Karyawan - …. a. Selasa b. Rabu c. Minggu d. Jumat
10. Busur - Panah = Senapan - …. a. Peluru b. Senjata c. Berbahaya d. Tembakan
11. Ayah - Anak = Pohon - …. a. Daun b. Tunas c. Ranting d. Akar
12. Es - Dingin = Gula - …. a. Bubuk b. Kristal c. Tebu d. Manis
13. Pintar - Belajar = Bodoh - …. a. Cerdas b. Rajin c. Dosen d. Malas
14. Terbang - Burung = Jalan - …. a. Jauh b. Singa c. Lebah d. Kupu-kupu


15. Mobil - Roda = Rumah - …. a. Pondasi b. Tanah c. Jendela d. Atap
16. Bulan - Bumi = Yupiter - … a. Venus b. Orbit c. Matahari d. Bulan
17. Februari - April = Mei - …. a. Juli b. Agustus c. September d. Oktober
18. Ekspor - Pergi = Impor - …. a. Luar b. Dagang c. Masuk d. Asing
19. Mobil - Bensin = Perahu - …. a. Laut b. Angin c. Ombak d. Kayu
20. Mikroskop - Mikroba = Teleskop - …. a. Bakteri b. Bioskop c. Teropong d. Bintang__________________________________________________
Latihan Psikotes - Antonim (Lawan Kata) - Kemampuan Verbal

Latihan psikotes kemampuan verbal - antonim (lawan kata) ditujukan untuk mampu melihat kebenaran secara terbalik, sekaligus melihat wawasan seseorang. Yang dimaksud kebenaran secara terbalik, bahwa seseorang mengetahui sesuatunya benar atau salah tidak hanya secara fenomenologis, tetapi dapat juga secara dialektis.
1. ABOLISI >< …. a. Keringanan b. Pemberatan c. Pengurangan d. Pemotongan
2. ABSEN >< …. a. Sakit b. Masuk c. Ijin d. Hadir
3. AKTUAL >< …. a. Kadaluwarsa b. Nyata c. Lama d. Baru
4. AKURAT >< …. a. Teratur b. Sembarangan c. Ceroboh d. Meleset
5. ANTAGONIS >< …. a. Setingkat b. Selaras c. Seimbang d. Searah
6. ANTIPATI >< …. a. Apatis b. Peduli c. Simpati d. Acuh
7. ASLI >< …. a. Tiruan b. Orisinil c. Autentik d. Murni
8. CHAOS >< …. a. Labil b. Hancur c. Normal d. Kacau
9. DIALOG >< …. a. Monolog b. Prolog c. Epilog d. Interaktif
10. GAGAL >< …. a. Batal b. Bahaya c. Berhasil d. Berguna
11. GASAL >< …. a. Ganjil b. Semester c. Tunggal d. Genap
12. GERSANG >< …. a. Subur b. Kering c. Tandus d. Kemarau
13. GRATIS >< …. a. Bayar b. Hutang c. Tunai d. Lunas
14. HETEROGEN >< …. a. Harmonis b. Selaras c. Multi d. Homogen
15. INSIDENTAL >< …. a. Rutin b. Khusus c. Tertentu d. Istimewa
16. INTRODUKSI >< …. a. Pendahuluan b. Pengantar c. Preambul d. Penutup
17. JUMBO >< …. a. Besar b. Super c. Bangkok d. Kecil
18. KOHESI >< …. a. Agresi b. Adhesi c. Swadesi d. Asimilasi
19. KOLEKTIF >< …. a. Selektif b. Bersama-sama c. Individual d. Terpisah
20. KONDUKTOR >< …. a. Penerima b. Penyalur c. Penghambat d. Pemutus_________________________________________________
Latihan Psikotes - Antonim Sinonim

Latihan psikotes antonim (lawan kata) dan sinonim (persamaan/padanan makna/kata) merupakan bagian dari tes kemampuan verbal. Yang ditujukan untuk mengukur tingkat kewaspadaan dan kecermatan terhadap suatu indikasi yang sama/mirip, sekaligus mengukur wawasannya, dan mengukur kemampuan dalam melihat kebenaran secara terbalik 1. canda — kelakar
2. kebal — rentan
3. mukadimah — pembukaan
4. praktek — teori
5. pailit — bangkrut
6. elastis — kaku
7. imitasi — asli
8. institusi — lembaga
9. primitif — modern
10. pro — kontra
11. sel — bui
12. adaptasi — penyesuaian
13. jual — beli
14. maksimal — minimal
15. antipati — simpati
16. kandidat — calon
17. konvensi — kesepakatan
18. realitas — maya
19. analogi — persamaan
20. datang — pergi____________________________________________
Sumber : Singo Group Co., PT. Gilland Ganesha, CV. Flamboyan, CV. Laris, Yayasan KPT, GigaFarm, SingoFarm, Cangkok.com, Cangkok.co.id, CV. Indragung, ggkarir.com, ggiklan.com, bursa-kerja.ptkpt.net, flamboyan.co.id, gilland-ganesha.com, ptn-pts.org, indragung.co.id, lowongan-kerja.net, kerja.biz, indonesia-info.net, laris.co.id, lowongan-kerja.kpt.co.id, beasiswa.ptkpt.net, pekerjaan.net, dsb


Kamis, 05 Februari 2009

Manusia di satu sisi disebut sebagai makhluk individu, artinya manusia adalah pribadi yang unik dan berbeda satu dengan yang lainnya, walaupun ia kembar identik yaitu serupa tetapi tidak sama persis. Tetapi di sisi lain, manusia juga disebut sebagai makhluk sosial karena ia tidak dapat lepas dari ikatan hubungan dan interaksinya dengan individu yang lain. Justru karena adanya ikatan hubungan dan interaksi inilah, membuat manusia melakukan hubungan antar pribadi yaitu hubungan antara pria dengan pria, wanita dengan wanita, dan pria dengan wanita. Hubungan antara pria dan wanita yang pada awalnya hanya bersifat sebagai teman biasa, berlanjut menjadi sahabat, yang kemudian menjadi teman dekat.

Seandainya, hubungan teman dekat antar pribadi, antara laki-laki dan wanita, tersebut terus berkembang maka mereka masing-masing mulai saling membuat komitmen untuk membina hubungan serius yang mereka sebut sebagai pacar (boyfriend/girlfriend). Tahap selanjutnya, mereka juga akan memasuki jenjang yang setingkat lebih maju yaitu pertunangan. Jika proses ini berlanjut secara baik, tentu saja masing-masing mulai mempersiapkan diri untuk meneruskan hubungan mereka lebih serius ke dalam ikatan pernikahan. Pertanyaan yang perlu dijadikan sebagai landasan dalam pernikahan adalah masih ingatkah Saudara-saudara tentang apa yang Saudara ucapkan pada waktu pernikahan Saudara diteguhkan oleh pendeta dan disaksikan oleh para majelis dan jemaat di gereja? Mungkin Saudara saat ini sebagai suami atau istri, sudah lupa atau bahkan melupakannya sehingga Saudara tidak dapat mengingatnya kembali. Saudara mungkin tidak dapat mengingat kembali kalimat janji pernikahan itu, tetapi pertanyaan yang lebih penting adalah apakah Saudara telah mewujudkan makna janji pernikahan yang telah Saudara ucapkan di gereja bersama pasangan Saudara tersebut? Dengan mewujudkan janji pernikahan tersebut secara bersama-sama dengan pasangan Saudara, maka tujuan pernikahan Saudara untuk membentuk keluarga yang bahagia dan kekal dapat terwujud saat ini. Untuk memperjelas pernyataan di atas, kali ini, penulis ingin memaparkan topik tentang Nampak Utuh Tetapi Rapuh.

Pengertian Pernikahan/Perkawinan

Apa yang dimaksud dengan pernikahan yang juga disebut sebagai perkawinan itu? Dalam Ensiklopedia Indonesia (t.t.) perkataan perkawinan = nikah, sedangkan menurut Purwadarminta (1976) kawin = perjodohan laki-laki dan perempuan menjadi suami istri; nikah; perkawinan = pernikahan. Selain itu, Hornby (1957) menjelaskan bahwa "marriage the union of two persons as husband and wife". Ini berarti bahwa perkawinan adalah bersatunya dua orang sebagai suami-istri.

Sementara itu, Undang-undang Perkawinan, yang dikenal dengan Undang-undang No. 1 Tahun 1974 telah menyebutkan bahwa:

"Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami dan istri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa." (dalam Wantjik, 1976)

Ikatan lahir batin antara pria dan wanita dapat dijelaskan sebagai berikut: Ikatan lahir adalah ikatan yang nampak dan mengikat antara suami dan istri yang telah diatur sesuai dengan Peraturan atau Undang-undang Perkawinan. Kemudian, ikatan batin merupakan ikatan yang tidak nampak secara langsung karena ini merupakan ikatan psikologis. Ikatan ini terwujud tanpa adanya paksaan tetapi berdasarkan hubungan cinta kasih antara suami dan istri. Jika ikatan lahir dan batin ini tidak terwujud dalam perkawinan, maka hal ini dapat menimbulkan masalah yang berakibat pada perceraian dalam keluarga. Selain itu, hidup bersama tanpa ada ikatan perkawinan dikenal sebagai "kumpul kebo" (samen leven) yang seringkali juga dapat menimbulkan masalah.

Tujuan Perkawinan

Perkawinan merupakan salah satu aktivitas manusia. Aktivitas manusia biasanya terkait dengan tujuan termasuk juga perkawinan. Pada dasarnya, perkawinan merupakan aktivitas yang dilakukan oleh suami dan istri. Oleh karena itu, dalam perkawinan mereka mempunyai tujuan yaitu membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal. Keluarga dikatakan bahagia apabila dalam keluarga itu tidak terjadi konflik terus menerus atau ketegangan-ketegangan yang dapat menimbulkan pertengkaran-pertengkaran, sehingga keluarga berjalan "smooth" tanpa goncangan-goncangan yang berarti (free from quarelling). Kebahagiaan itu bersifat subyektif dan relatif. Kebahagiaan subyektif artinya kebahagiaan yang dirasakan oleh seseorang belum tentu berlaku bagi orang lain pula, sedangkan kebahagiaan relatif artinya seseorang karena melakukan aktivitas tertentu yang pada suatu waktu dapat menimbulkan kebahagiaan tetapi di lain waktu mungkin tidak dapat menimbulkan kebahagiaan.

Keluarga kekal mempunyai arti bahwa setiap pasangan dalam keluarga perlu sekali membentuk ikatan perkawinan yang berlangsung seumur hidup dan selama-lamanya. Pasangan suami dan istri akan berpisah dan tidak kekal jika salah satu atau kedua belah pihak meninggal dunia. Dengan kata lain, pemutusan ikatan perkawinan atau perceraian itu tidak diperbolehkan kecuali karena kematian. Oleh karena itu, perceraian amat tidak disarankan dalam hubungan suami dan istri. Namun, perceraian hanyalah merupakan jalan yang terakhir, jika usaha-usaha yang lain memang tidak dapat memberikan jalan keluar yang terbaik.

Tujuan yang hendak dicapai oleh pasangan suami dan istri itu adakalanya berbeda satu sama lain. Tanpa adanya satu kesatuan tujuan di dalam keluarga yang harus dicapai bersama-sama, maka kemungkinan besar keluarga tersebut akan mengalami banyak hambatan yang dapat membuat keluarga tersebut kelihatan utuh dari luar tetapi rapuh di dalamnya. Perilaku yang nampak utuh tetapi rapuh ini dapat dilihat melalui gejala-gejala di antaranya, sering terjadi konflik dan stres, setiap saat terjadi pertentangan dan ketegangan, pertengkaran terus-menerus, berdiam diri dan tidak saling bertegur sapa, berjalan menurut kemauan sendiri-sendiri, acuh tak acuh terhadap persoalan yang dialami oleh pasangannya, mundur dari semua aktivitas gereja, pisah ranjang dan perselingkuhan. Situasi ini dapat memancing keretakan dan menimbulkan perceraian keluarga sehingga keluarga menjadi tidak utuh lagi. Jika terjadi perceraian maka yang menanggung akibatnya adalah anak karena ia akan mengalami trauma atau luka batin sepanjang hidupnya. Anak menjadi kehilangan perhatian dan kasih sayang yang utuh dari kedua orangtuanya, anak bisa mengalami hambatan dan masalah dalam perkembangan pribadi, sosial, emosi dan psikisnya. Selain itu, anak bisa mengalami penurunan dalam prestasi belajarnya.

Kebutuhan Perkawinan

Dalam suatu kesempatan, Maslow (1970) mengemukakan bahwa ada beberapa kebutuhan yang dalam diri manusia. Namun kebutuhan yang ingin dipenuhi oleh manusia sifatnya hirarkis atau bertahap yaitu suatu kebutuhan akan timbul jika kebutuhan yang lebih rendah telah terpenuhi. Kebutuhan-kebutuhan yang ada dalam diri manusia itu adalah:

1. Kebutuhan fisiologis yaitu kebutuhan yang berkaitan dengan kebutuhan jasmani yang diperlukan untuk mempertahankan eksistensinya sebagai makluk hidup, misalnya kebutuhan akan makan, minum, seksual dan menghirup udara yang segar.
2. Kebutuhan psikologis, yaitu kebutuhan yang berkaitan dengan rasa aman dan jauh dari ancaman, sosial dan cinta kasih, percaya diri dan harga diri serta aktualisasi.

Pada hakikatnya, kebutuhan fisiologis maupun psikologis tersebut menghendaki adanya pemenuhan. Karena segala aktivitas dan perilaku manusia akan berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan tersebut. Jika kebutuhan-kebutuhan tersebut tidak dapat dipenuhi atau dimengerti oleh manusia, maka situasi tersebut dapat menimbulkan berbagai macam masalah yang dapat mengganggu kehidupan fisologis dan psikologisnya dan membuatnya nampak utuh tetapi rapuh. Suatu contoh, jika kebutuhan seksual antara suami dan istri tidak dapat terpenuhi maka akibatnya mereka dapat mengalami hambatan dan masalah dalam membina kehidupan keluarga. Beberapa perilaku yang nampak dalam gejala-gejala yaitu kedua pihak atau salah satu pihak mulai kurang bersemangat dalam melakukan hubungan seksual, mereka mulai mencari pasangan yang lain yaitu WIL atau PIL atau bisa disebut selingkuh (backstreet) atau "kumpul kebo". Situasi ini diperparah jika kedua belah pihak selalu menutup-nutupi keadaan yang sebenarnya dan tidak saling terbuka untuk membicarakannya. Contoh yang lain, ada suami dan istri tidak saling menghargai hasil kerja mereka sendiri. Perilaku ini nampak dari gejala-gejala seperti, saling menyalahkan, menyepelekan, mencemooh dan akhirnya mereka bertengkar. Tetapi, bisa juga mereka cenderung berdiam diri dan tidak saling membicarakan satu sama lain tentang apa yang menjadi penyebab masalah mereka. Sehingga dari luar tampak tidak ada masalah yang serius, tetapi bila dilihat lebih dekat ternyata banyak masalah dalam keluarga mereka. Dengan kata lain, dari luar nampak tenang, tetapi bila dilihat dari dalam bergejolak seperti gunung berapi yang hendak meletus karena lubang saluran untuk menyemprotkan lahar panas terlalu kecil, sehingga yang terjadi hanya gumpalan asap dan letupan-letupan yang suaranya bergelora dan bergemuruh.

Komunikasi dalam Perkawinan

Pria dan wanita yang mempunyai pribadi berbeda bila telah bersepakat menyatukan diri dalam perkawinan, maka sebaiknya mereka perlu terus berusaha untuk membangun suatu keluarga yang didambakan oleh kedua pihak. Dalam usaha untuk menjadi keluarga yang didambakan, maka mereka terus-menerus berusaha untuk saling melakukan penyesuaian diri, saling berkorban, saling mengerti, dan hal tersebut harus dihayati oleh suami dan istri secara baik.

Sehubungan dengan penjelasan di atas, maka peran komunikasi antara suami dan istri dalam keluarga adalah sangat penting. Mengapa peran komunikasi sangat penting? Karena komunikasi dapat berperan di antaranya: sebagai pencair kebekuan hubungan interaksi antara suami dan istri, meluruskan kesalahpahaman kedua pihak yang bertengkar karena perbedaan agama atau iman, mencegah timbulnya ketidakpuasan di antara keduanya, dan mengevaluasi kekuatan dan kelemahan masing- masing pasangan secara lebih terbuka. Komunikasi dalam keluarga senantiasa perlu terus dibina dan ditingkatkan termasuk mengkomunikasikan adanya perbedaan agama dan iman. Adanya perbedaan agama antara suami mungkin tidak jadi masalah apabila mereka dapat menyesuaian diri. Tetapi, masalah akan muncul dan berkembang ketika anak hadir dalam keluarga. Anak akan ikut ayah atau ibu dalam soal pemilihan agama atau iman? Oleh karena itu, komunikasi pun mempunyai peran yang semakin meningkat. Dengan kata lain, komunikasi mempunyai peran menyatukan hubungan interaksi antara orangtua dan anak. Jika orangtua kurang bijaksana dalam mengkomunikasikan diri mereka dengan anak, maka persoalan akan terus muncul silih berganti. Hal ini terjadi karena keluarga kurang dapat meningkatkan peran komunikasinya dengan meningkatkan hubungan interaksi yang lebih kondusif di antara orangtua dan anak. Dari luar hubungan interaksi dan komunikasi mereka nampak utuh tetapi yang sesungguhnya adalah rapuh. Beberapa perilaku yang dapat diidentifikasi melalui gejala- gejala di antaranya terjadi kebekuan hubungan interaksi antara suami, istri dan anak, suami dan istri sering salah paham dalam mendidik anak, kedua pihak hampir tidak pernah berbicara secara terbuka tentang ketidakpuasan mereka masing-masing, suami dan istri serta anak kurang ada keberanian untuk membicarakan kekuatan dan kelemahan mereka masing-masing secara lebih terbuka.

Suatu Tinjauan Psikologis Terhadap Keluarga

Setiap pria dan wanita yang ingin melangsungkan perkawinan perlu melakukan tinjauan dan pertimbangan secara psikologis agar pasangan tersebut dapat lebih terarah dalam mengkomunikasikan diri untuk mencapai tujuan dan memenuhi kebutuhan mereka dalam membentuk keluarga. Kedua pihak juga diharapkan dapat mengendalikan emosi dan lebih berpikir secara jernih dalam mengkomunikasikan diri untuk mencapai tujuan dan memenuhi kebutuhan mereka, sehingga mereka dapat menghadapi segala goncangan, rintangan, hambatan dan persoalan atau masalah yang timbul dan silih berganti dalam keluarga mereka. Akhirnya, pasangan akan menjadi lebih bahagia, kekal, utuh dan tidak rapuh. Beberapa tinjauan psikologis terhadap keluarga di antaranya dapat dinyatakan melalui aspek-aspek sebagai berikut:

1. Kematangan emosi dan pikiran
Kematangan emosi seseorang akan terkait erat dengan pikirannya. Jika seseorang telah matang dan dapat mengendalikan emosinya, maka orang tersebut dapat berpikir secara jernih, tenang dan lebih obyektif dalam menghadapi persoalan-persoalan dalam kehidupan keluarganya. Contohnya, jika seorang suami mengalami benturan dan ketegangan dengan istrinya, maka ia harus dapat mengendalikan kemarahannya dengan tetap berpikir positif dan jernih, tenang dan obyektif dalam mengemukakan pembelaan, tanpa membabi buta, sehingga ucapan-ucapannya pun tidak lepas kendali karena masih dalam pengendalian dirinya secara matang dan sebaliknya.
2. Toleransi
Suami dan istri perlu mengembangkan sikap saling toleransi terhadap pasangannya masing-masing. Jika salah satu pihak merasa kurang dapat melaksanakan komitmen yang sudah dibuat dengan alasan yang kuat, sebaiknya pihak lain tidak memaksakan kehendaknya, apalagi menekan atau mengancam, tetapi sebaliknya diperlukan sikap toleran terhadap kendala yang dihadapi oleh pasangannya dalam keluarga. Contohnya, jika istri merasa kurang "mood" melakukan hubungan seks karena kesehatannya agak terganggu, sebaiknya suami bersikap toleran terhadap perasaan istri. Demikian juga, seandainya istri melihat suaminya sibuk, maka ia berusaha untuk bersikap toleran terhadap kesibukkan suami.
3. Perhatian
Munculnya sikap saling perhatian antara suami dan istri karena hadirnya rasa cinta kasih yang menganggap bahwa pasangannya adalah yang terpenting dalam kehidupan keluarga mereka. Saling perhatian yang terjalin di antara suami-istri akan sangat membantu mereka untuk berkembang dan menjadikan seseorang mempunyai daya tarik tersendiri. Contoh, pada waktu suami berangkat ke kantor, istri mempersiapkan keperluan suami baik berupa perlengkapan pakaian maupun sarapan pagi. Sebaliknya, jika istri membutuhkan pergi berbelanja ke pasar atau mall, maka suami seharusnya bersedia untuk mengantar dan mendampinginya.
4. Pengertian
Menciptakan hubungan saling pengertian di antara suami dan istri, dapat menjadi salah satu pijakan untuk memahami kekuatan dan kelemahan pasangan masing-masing. Contohnya, jika suami menghendaki istrinya menjadi pengelola keuangan rumah tangga, maka istri perlu mengatur dengan cermat agar tidak timbul masalah di kemudian hari dan sebaliknya. Jika istri mempunyai kebiasaan mengatur kebersihan rumah agar selalu tampak rapi, maka suami pun perlu mengimbanginya. Demikian juga sebaliknya, jika suami mempunyai kebiasaan tidur sambil mendengkur, maka istri perlu memahaminya agar ia dapat menyesuaikan dirinya dan sebaliknya.
5. Penerimaan
Sikap menerima terhadap kekurangan sangat perlu, supaya tidak menimbulkan kekesalan. Disamping itu, kekecewaan yang disebabkan kegagalan dan tidak tercapainya harapan dapat merusak suasana rumah tangga jika tidak diterima dengan lapang dada. Contoh, seorang suami yang sudah berusaha keras untuk menopang kehidupan selalu bekerja keras. Namun, usaha kerja keras suami seringkali tidak membuahkan hasil yang nyata untuk menopang kehidupan keluarga. Dalam waktu yang bersamaan jika istrinya terus menerus mengutarakan kekecewaan kepada suaminya, maka lambat laun suaminya menjadi jengkel dan kesal yang akhirnya dapat merusak hubungan kedua belah pihak dalam keluarga. Tetapi, jika istri dapat menerima semua kegagalan yang dihadapi suaminya, maka suaminya pun akan merasa senang karena istrinya bisa memahami kegagalannya, sehingga kedua pihak dapat membangun rumah tangga yang lebih bahagia dan kekal.
6. Kepercayaan
Suami dan istri yang saling percaya tanpa menaruh kecurigaan akan membantu memperlancar tercapainya tujuan komunikasi. Pernyataan, pendapat, atau komitmen masing-masing pasangan yang secara meyakinkan dapat dipercaya dan diandalkan, dapat membuat kedua pihak lebih tenang dalam menjalankan aktivitas mereka masing- masing untuk lebih solid dalam membangun rumah tangga. Contohnya, jika kedua pasangan tidak menaruh kepercayaan dan terus menerus curiga satu sama lain, maka akan menghambat tujuan komunikasi yang diharapkan. Akhirnya, dapat menjerumuskan suami dan istri masuk dalam jurang yang semakin tidak nyaman, jauh dari kemesraan, dan komunikasi menjadi terputus karena kedua pihak ingin memuaskan keinginan mereka sendiri.

Kesimpulan

Dalam usaha mencapai keluarga yang bahagia, kekal, utuh dan tidak rapuh, maka pasangan diharapkan mempunyai tujuan yang jelas dan memenuhi kebutuhan yang diharapkan serta menciptakan komunikasi yang kondusif di antara suami dan istri. Tinjauan psikologis dan pertimbangan kematangan emosi dan pikiran, saling toleransi, saling perhatian, saling mengerti, saling menerima, dan saling meningkatkan kepercayaan antara suami-istri dan anak adalah penting dalam kehidupan keluarga terutama dalam mengatasi hambatan dan masalah yang muncul.

Rabu, 14 Januari 2009


Selasa, 13 Januari 2009

Saya mau share jenis2 tes yang pernah gue hadepin saat mencari kerja.
tes ini terdapat bermacam2 jenisnya.

1.Tes Intelektual yang terdiri dari berbagai macam

CFIT= Culture Fair Intelegence Tes ; untuk mengungkap kemampuan mental umum
TIU = Tes Intelegensi Umum ; untuk mengungkap kemampuan mental umum
TKD = Tes Kemampuan Dasar ; Untuk mengukur kemampuan dasar individu
AA = Army Alpha ; untuk mengetahui daya tangkap / daya konsentrasi orang
ADKUDAG = Administrasi dan Keuangan ; untuk mengetahui kemampuan administrasi dan keuangan
IST = Tes inteligensi yang terdiri dari 9 subtes didasarkan pada anggpan bahwa strutktur inteligensi tertentu cocok dengan pekerjaan atau profesi tertentu.

2.Tes Kepribadian

EPPS = Edwards Personal Preference schedule ;alat tes yang mengukur kepribadian orang dilihat dari kebutuhan-kebutuhan yang mendorongnya (16 faktor)
DAM&BAUM = Draw A Man Tes (Tes Gambar Orang) ; untuk mengetahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja
WARTEGG ; untuk mengetahui emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek
Tes Pauli ; untuk mengukur sikap kerja dan prestasi kerja (daya tahan, keuletan, sikap terhadap tekanan, daya penyesuaiaan, ketekunan & konsistensi, kendali diri)
KRAEPLIEN ; Untuk mengungkap ketelitian,kecepatan, kestabilan dan ketahanan kerja
RM = The Rothwell Miller ; untuk mengetahui minat seseorang terhadap jenis pekerjaan
PAPI Kostick = Alat ini menjabarkan kepribadian dalam 20 aspek yang masing-masing mewakili need atau role tertentu, tinggi rendahnya need atau role tertentu mempunyai arti yang spsesifik, konfigurasi yang diperoleh adalah gambaran dari pilihan testee yang bermuatan need atau role dan disbandingkan dengan need atau role lain dalam keseluruhan system kepribadian berdasarkan persepsi testee atas dirinya sendiri.


*. Wartegg Tess


Pernakah anda ikut psiko tes dan disuruh menggambar atau melengkapi gambar delapan kotak diatas (Wartegg Tess)

Wartegg Teste akan diberikan selembar kertas yg berisi 8 kotak yg ada stimulus2 nya, kemudian testee nantinya akan di berikan perintah untuk melengkapi dari gambar yg ada di kotak tersebut.
Isi dari masing2 gambar :
gbr 1. berupa titik ditengah kotak : ini menyangkut hal2 yg berhubungan dengan penyesuaian diri yaitu bagaimana seseorang menempatkan diri dlm lingkungan
gbr 2. berupa ~ tp berada di kotak sebelah kiri : menunjukkan fleksibilitas perasaan.
gbr 3. berupa 3 garis horisontal dr pendek, sedang tinggi sejajar: mengukur hasrat untuk maju/ ambisi
gbr 4. berupa kotak kecil di sebelah kanan : mengukur bagaimana seseorang mengatasi kesulitan
gbr 5. seperti huruf T tp miring (susah gambarin nya) : mengukur bagaimana cara bertindak.
gbr 6. berupa garis horisontal & vertikal : mengukur cara berpikir / analisa & sintesa
gbr 7. berupa titik2 : menyangkut kehidupan dan perasaan ( apakah sudah stabil, kekanakan)
gbr 8. berupa lengkungan : mengenai kehidupan sosial/ hubungan sosial

Jika pernah mungkin anda bertanya-tanya apa fungsi tes melengkapi gambar diatas dan apakah tes diatas sebenarnya adalah untuk mencari tahu siapa diantara peserta yang paling pintar menggambar.

Ternyata tes diatas bukan untuk mengetahui kemampuan menggambar anda melainkan hal tersebut merupakan salah satu cara dari beberapa cara yang lain yang digunakan oleh psikolog untuk mengetahui kepribadian anda dari cara anda menggambarnya.

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa tes menggambar ini tidak memerlukan kemampuan menggambar, melainkan hal ini hanya suatu cara bagi seorang penguji/psikolog untuk mengetahui kepribadian anda dari cara menggambar dan apa yang anda gambar. Berikut Rahasianya :

Tes Wartegg mengharuskan peserta untuk melengkapi gambar yang terdiri dari 8 gambar, 4 diantaranya berupa garis lurus (Gambar III, IV, V, dan VI) dan empat lainnya berupa garis lengkung (Gambar I, II, VII, VIII). Yang perlu anda ingat adalah untuk garis lengkung sebaiknya anda menggambar benda hidup dan untuk garis lurus yang kaku sebaiknya anda menggambar benda mati. Jika anda menggambar terbalik, misal garis lurus digambar dengan bunga, hewan dan sebagainya atau garis lengkung digambar dengan mobil, mesin dan sebagainya, hal ini menandakan “ada yang salah” dengan jiwa atau kepribadian anda.

Selanjutnya dari cara menggambar pun bisa kelihatan kepribadian seseorang misal : jika saat mengambar anda terlalu sering menghapus atau kotor menandakan bahwa anda adalah orang yang peragu atau tidak terencana dan jika anda menggambar terlalu kuat untuk garis yang seharusnya lembut berarti anda termasuk orang yang keras kepala.

Apa yang anda gambarpun juga menunjukan kepribadian atau kemampuan IQ anda. Jika anda menggambar sesuatu yang “biasa saja dan umum” tentu penilaian tingkat kecerdasannya akan berbeda dibanding jika anda menggambar “sesuatu yang tidak terpikirkan oleh orang lain dan berwawasan”

* BAUM Test

Draw A Man Tes (Tes Gambar Orang) ; untuk mengetahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja.

Dimana Anda dikasih kertas kosong dan diberi perintah untuk bikin gambar pohon, trus dikertas lainnya gambar orang, di kasih kertas lagi di suruh gambar pohon, orang, & r umah. ini juga termasuk dalam test kepribadian.

BAUM Test
termasuk dlm test Grafis,
Klo kamu gak bisa gambar gak usah kuatir, krn yg dinilai bagus atau tidaknya gambar tsb. yg di liat tuh, besar-kecil gambar, tarikan garis (tegas atau tidak atau patah2), letak gambar (kanan-kiri, atas-bawah, atau center) biasanya testee juga di tanya klo gambar pohon, itu pohon apa??? klo orang ( dia lagi ngapain ,trus jenis kelaminnya apa?), klo yg disuruh orang, rumah, & pohon, itu untuk melihat keselarasan orang tersebut menghadapi dua aspek rumah & pohon. tiap2 gambar ada artinya.

* Tes KRAEPPELIN dan PAULI

tdk ada perbedaan...semua berisikan kertas dan angka yg membedakan hny cara dan jumlah isinya.....dan KRAEPPELIN memiliki jumlah deret angka yg lbh bnyk biasanya sang psikolog hny menginstruksikan "pindah" pada waktu tertentu dn berbeda2 utk melihat daya tahan otak dan konsistensi.....

Strategi usil buwat ngerjain tes pauli yang banyak angka angkanya... cheat biar skor kita bisa dianggap jenius gitu ^^ biasanya ada dalam rangkaian psikotes selain warteg, pohon, ist, dll....
1. kerjaiin tuh tambah tambahan angka tapi isinya asal aja yang penting penuh.
buat hasil normal biasanya kolom terselesaikan cuma 2 - 3 tapi klo mau dianggap jenius lu kerjain 3-5 kolom
2. nah ketika sampai di kolom 13 sampai 20 lu harus betul betul ngerjaiinnya...
3. setelah itu isi ga jadi masalah
4. yang terakhir pada kolom 40 sampai 43 lu harus betul betul juga ngerjainnya

di jamin deh hasil nya pasti bikin bingung orang yang ngetes :hehe
tapi ati2 ngerjainnya jgn sampe ketauan pengawas hehehehehe

Namun demikian, tes psiko hanyalah merupakan suatu alat buatan manusia untuk mengetahui kepribadian seseorang secara umum saja. Kesimpulan yang dihasilkannya boleh jadi berbeda dengan kepribadian yang sesungguhnya. Hal ini diakui oleh para psikolog sendiri bahwa tidak ada satu pun tes di jagad raya ini yang benar-benar akurat dapat menilai kemampuan dan kepribadian seseorang.

Selebihnya konsultasi ama mbah google :d

Sumber:

1. Psychodiagnosis and Personality Assessment, A Handbook 2-nd., 1984
2. The Drawing Complation Test (Terjemahan Urdat UI Jakarta)
3. Psychodiagnosis and Personality Assessment
4. The Tree Test, The Drawing Test as an Aid in Psychodiagnostic
5. Tes Menggambar Orang Manual dan Interpretasi
6. Pauli, Wartegg, Draw A Man A Catalog For The Qualitative Interpretation of House Tree Person Tes





Hari ini mau posting list situs-situs pencari kerja yang menurut saya bagus. Kadang-kadang merasa perlu untuk mengecek situs-situs ini sekitar seminggu sekali, buat nyari informasi kalo ada lowongan pekerjaan baru yang bagus. So here we go the list:
  1. id.jobstreet.com --> di sinilah aku menemukan pekerjaanku yang sekarang ini sekitar 2 bulan lalu. Coba daftar, bikin resume, trus kirim. Dan akhirnya sekarang dah hampir 1 bulan ini aku dah kerja. Tengkyu bos.
  2. karir.com --> banyak perusahaan yang jadi mitra karir.com, misalnya Bank Damanon. Di sini juga aku sering mencari lowongan, dan sampai sekarang aku masih tetap berlangganan melalui email. Sehari sekali mereka mengirim info loker terbaru ke emailku. Lumayan.


  3. jobs.experd.com --> perusahaan-perusahaan besar seperti Chevron menjadi mitra situs ini. Inilah salah satu situs pencari kerja favoritku, soalnya perusahaan-perusahaan mitranya menarik bro (perusahaan telekomunikasi ama pertambangan).
  4. binuscareer.com --> situs pencari kerja yang udah cukup lama menjadi sumber info buat para pencari kerja. Temen-temen banyak yang mereferensikan ini ke aku.
  5. id.asiajobseeker.com --> situs pencari kerja yang cukup besar, soalnya mereka meng-cover seluruh asia. yah mirip-mirip id.jobstreet lah.
  6. id.jobsdb.com --> ini banyak juga info lowongan di sini. Situs loker internasional, termasuk indonesia.
Well, di atas itu adalah situs yang mana kita bisa melamar ke pekerjaan yang tersedia langsung melalui situsnya. Kita hanya perlu untuk mendaftar menjadi anggota dan kemudian men-setting resume dan surat lamaran kita.

Btw, kadang-kadang perusahaan-perusahaan besar seperti pertamina atau bank indonesia tidak menggunakan situs-situs di atas untuk menerima pelamaran. Mereka mempunyai situs tersendiri untuk digunakan mendaftar online oleh para pelamar kerja. Seperti situsnya LPTUI maupun LPPM juga yang mempunyai banyak relasi perusahaan. jadi tinggal pintar-pintar kita menggunakan Google dan bertanya ke teman, hehe.

Oh ya, jangan lupa juga kalo cari lowongan sebaiknya pertama kali dikunjungi adalah situs resmi dari perusahaan tersebut (kalo ada). Misalnya nyari lowongannya BI, jadi kunjungi bi.go.id. Hampir pasti, perusahaan yang membuka lowongan akan menginformasikan lowongannya di halaman depan dari official situsnya.

Other useful job site links, bolehlah dijadiin tambahan informasi:
7. Astaga! Karir, 8. ekarir, 9. jobsindo, 10. Indojobmart, 11. Kerjait, 12. Kerjalepas, 13. komunikarir, 14. InfoKerja, 15. LapanganKerja, 16. Kompas karir, dst dst... just Googling! STFW yourself :)

That's it the list. Ada yang mau menambahkan?

Hari demi hari, saya melihat rasanya tambah banyak aja orang-orang India yang bekerja di Singapura. Pagi ini waktu berangkat naik bis ke kantor, dalam bis serasa ‘warung sate’ karena dipenuhi oleh orang-orang India yang juga akan pergi ke kantor. Hmmm.. kayaknya Singapura mulai dibombardir nih oleh tenaga ahli dari India. Terbersit dalam pikiran, kemana aja yah para tenaga ahli Indonesia ? Yah mungkin memang mereka tidak perlu untuk jauh-jauh kerja keluar dari Indonesia karena memang Indonesia tempat yang nikmat untuk bekerja bagi sebagian orang. Namun bagi yang sebenarnya punya skill dan ingin bekerja ke luar negeri termasuk Singapura mungkin juga mereka tidak tahu bagaimana caranya. Untuk itu lewat tulisan ini saya ingin sedikit berbagi cerita tentang caranya mencari kerja di Singapura sebagai tenaga ahli (skilled employee) dalam berbagai bidang baik IT, Sipil, Kimia, Banking dll.

Bagaimana cara mencari lowongan dan melamar kerja di Singapura ?
Mencari lowongan bisa didapatkan di jobsearch seperti http://www.jobsdb.com.sg, http://www.monster.com.sg atau http://www.jobstreet.com.sg dan masih banyak lagi jobsearch terdapat di internet.
Melamar bisa dilakukan lewat jobsearch dengan mengirimkan CV secara online atau mengirimkan CV ke agen/perusahaan yang membuka lowongan tersebut secara langsung. Pastikan bahwa agen/perusahaan yang membutuhkan karyawan tersebut benar-benar agen/perusahaan Singapura karena ada beberapa kasus penipuan mengatasnamakan agen/perusahaan di Indonesia yang membuka lowongan di internet untuk ditempatkan di Singapura tapi untuk penipuan saja.
Intinya, TIDAK PERNAH ada lowongan di Singapura yang memungut uang pada saat proses seleksi.

Bagaimana wawancaranya ?
Wawancara untuk tenaga kerja asing biasanya dilakukan lewat telepon. Untuk itu, perjelas keahlian anda di CV yang anda kirimkan sehingga kesempatan anda untuk diinterview lewat telepon semakin besar. Dan saya kira lowongan yang memang membutuhkan keahlian dan bukan penampilan, wawancara lewat telepon lebih dari cukup.

Bagaimana kalo agen/perusahaan tersebut memerlukan anda datang untuk wawancara ?
Ya mau ngga mau anda harus datang langsung. Sebelumnya bisa dicoba untuk negosiasi supaya biaya perjalanan anda dibiayai oleh agen/perusahaan yang mengundang anda untuk wawancara. Kalo gagal, bisa dicoba pergi lewat Batam supaya irit di transportasi dan fiskal (Rp 500rb kalo lewat Batam). Kalo anda banyak uang ya langsung terbang aja ke Singapura.

Bagaimana mendapat visa kerja setelah diterima ?
Harusnya, kalo memang agen/perusahaan yang menerima anda bekerja itu bonafid, maka semua urusan ijin kerja akan disponsori dan diurus oleh agen/perusahaan yang menerima anda.
Sekedar informasi prasyarat mendapatkan visa kerja dan klasifikasinya sesuai gaji bisa dilihat di website Kementrian Tenaga Kerja : http://www.mom.gov.sg

Apakah mudah mendapat ijin kerja ?
Memang kebanyakan lowongan di Singapura lebih diutamakan untuk Singaporean atau warga asing pemegang PR (Permanent Resident). Tapi percayalah selalu ada saja lowongan yang terbuka untuk non-Singaporean terutama untuk skill-skill yang tidak pasaran. Jadi musti sabar dan telaten dalam memilah lowongan kerja.

Bagaimana standar gaji di Singapura ?
Saya bukan ahlinya pergajian jadi silakan gunakan panduan gaji (salary guide 2007) berikut : http://www.kellyservices.com.sg

Bagaimana biaya hidup di Singapura ?
Biaya hidup pastinya tergantung gaya hidup.
Tapi bisa saya gambarkan living cost per bulan di Singapore secara garis besarnya sbb. (suami+istri+2 anak):

- sewa flat 2/3 kamar (apartemen tanpa security guard) = S$900-$1200
- sewa apartemen 2/3 kamar = S$1400-$2000
- sewa condo 2/3 kamar (apartemen+sport facilities) = S$2000-$3000
- sewa terrace house (rumah tanah) = S$2500-~
- sewa kamar (bujang) = S$300-~

- makan (sederhana) = S$800
- makan (mewah) = terserah :)
- listrik+air+gas+telpon+internet+transport (normal) = S$300
- sekolah 2 anak = S$200
- cicilan mobil (kalo perlu) = S$600-$800
- rekreasi (kalo perlu) = S$200

Berapa besar pajak yang harus dibayarkan ?
Pajak Singapura relatif tidak besar dibanding negara-negara lain termasuk Indonesia. Untuk $80ribu pertama, pajaknya $4300. Berikutnya 14% tapi tergantung level salary dan juga potongan-potongan seperti istri yang tidak bekerja, anak-anak, tanggungan laen dll. Detailnya ada di website Departemen Pajak Singapura : http://www.iras.gov.sg. Terima kasih buat Mas Joko yang udah ngingetin masalah perpajakan ini.

Bagaimana mencari kost atau kontrakan di Singapore ?
Cari kos kalo anda bujangan atau kontrakan kalo anda sudah berkeluarga ini sangat gampang karena banyak agen buat cari kos/kontrakan. Salah satunya adalah JTC yg detailnya pernah ditulis oleh mbak Hanny 'Sewa Rumah Dari JTC' dalam blognya. Makasih mbak link-nya.

Bisakah bekerja di Singapore tanpa keahlian profesional ?
Setahu saya, WNI yang bekerja di Singapore bukan profesional adalah pembantu rumah tangga (PRT) atau TKW, sang pahlawan devisa. Bagaimana dengan prianya ? Entah karena apa Singapore tidak menerima tenaga kerja pria non-skill. Sebagai contoh, untuk pekerja konstruksi (kuli bangunan) kebanyakan dari India, Pakistan atau Bangladesh. Isunya sih katanya karena tenaga kerja pria Indonesia pernah mempunyai track-record jelek di Singapore. Jadi ya harap maklum buat para pria yg ingin bekerja non-skill di Singapore kayaknya belom ada celah.

Habis itu ?
Traktir saya dong.. Hehehehe…

ACHTUNG !!
MOHON TIDAK KIRIM EMAIL KE SAYA UNTUK DICARIKAN KERJA. SAYA HANYA BISA MEMBANTU MEMBERIKAN TRIKNYA SEPERTI DI ATAS. SELANJUTNYA SILAHKAN DICOBA SENDIRI.
;-)

Semoga beruntung !


Kamis, 08 Januari 2009

Career Days 2009 will be held at Istora Senayan on February 3rd-4th, 2009. Career days 2009 is the 16th annual Career Dyas organized by AIESEC Local Committe Universitas Indonesia.

What Is Career Days ?

Career Days is the largest annual project run by AIESEC Local Committee University of Indonesia, and will be held for the 16th time on 2009. The aim is to bridge the gap between the education environment and the business society, because a positive relationship between these two institutions will bring mutual benefits, which in the long term, will contribute directly towards the development of the nation.

Career Days 2009 consists of 5 continuous events that will be held simultaneously in two days, which are:

1. Company Presentation

Company participants will give an overview about their organization and have interactive dialogue with visitors. Open for public.

2. Company Exhibition

Booths will be opened for more information about the related companies. Visitors can submit their CVs on D-day. We also open online CV submission before D-Day through this website (detailed information in send CV menu). The Exhibition will be held for both days of the event.

3.Seminar & Talk Show

These seminar and talk show will be informing roundabouts:

a. Stepping up and building your own inspiring career

b. Overcoming a different educational background in your career

4. Walk-In Interview

Interviews at the day of the event can be conducted if necessary.

5. Recruitment

Applicants who are chosen will have to attend the recruitment sessions that will be held after the event.

To Joint Send your CV Here

Categories

Blog Archive

Sembako Hari ini

Sembako hari ini
Beras 5.500
Telur ayam ras 13.500
Minyak goreng sawit 12.000
Gula pasir 6.600
Tepung terigu 7.700
Cabe merah keriting 20.000
Cabe merah biasa 18.500
Bawang merah 16.500
SKM cap bendera 7.800
Daging sapi 55.500
Kacang tanah 12.500

 

Sumber: Poskota

Blog sahabat





Pages

About Me

Foto saya
Penulis tuk diri sendiri, Internal Audit untuk Sebuah Perusahaan, Pencinta Puisi, Cerpen, Seorang Hamba yang berusaha, Menjadi Ayah yang baik untuk Quineisha & Qhaira, menjadi Insan Taqwa

Pengikut

Sample Text

IP

Unordered List

Popular Posts

Recent Posts



Website Hit Counter
Free Hit Counters

Text Widget