Tampilkan postingan dengan label Tips Kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Kerja. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 April 2012

Saat ini wifi hotspot sudah menjamur dimana-mana, tapi laptop kamu tidak bisa menangkap sinyal wifi. Buat kamu yang memiliki laptop atau pc tapi belum ada penangkap sinyal wifi, kamu bisa gunakan wifi usb. Harga usb wifi ini juga relatif murah tentunya tidak akan sampai menguras kantong kamu.

wifi usb

wifi usb

Wifi usb ini bentuknya kecil dan hanya sebesar flashdisk. Jadi mudah dibawa kemana-mana. Dengan konektor USB 2.0 dan gampang digunakan. Tinggal hubungkan wifi usb ini ke laptop atau PC, lalu install softwarenya. Alat ini pun sudah siap digunakan.

Jarak yang bisa ditangkap sinyalnya mencapai 100 meter untuk indoor dan 300 meter untuk outdoor. Masalah sistem operasi, kamu tidak perlu khawatir. Wifi usb ini support dengan beberapa OS yang umum dipakai, seperti Windows 98SE, 2000, XP Sp2-3 dan Vista.

Mudahnya mengakses wifi berarti mempermudah kamu untuk bisa sharing file, bikin komunitas sendiri, melihat berita terbaru atau berbagi ilmu dengan orang lain. Bukankah ilmu dan pengalaman jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan harga usb wifi? Sayang sekali bukan kalau sinyal wifi tidak dimanfaatkan? Kapan lagi bisa internetan gratis…!

Harga usb wifi Rp 120.000,-


Senin, 29 Maret 2010

by Freddy Liong, MBA, CBA



Banyak orang yang bingung bagaimana cara yang benar dalam meminta kenaikan gaji pada atasan. Apa saja yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan? Berikut ini adalah Do and Don’t didalam meminta kenaikan gaji pada perusahaan.

DONT - Jangan bandingkan gaji Anda dengar sahabat yang bekerja di bidang dan jenis industri yang berbeda dengan Anda. Hal ini akan membuat Anda semakin iri dan semakin resah dengan apa yang Anda terima sekarang. Pada umumnya, lain bidang, lain industri akan memiliki tarif gaji yang berbeda-beda.

DO - Lakukan survey tingkat gaji di bidang Anda pada industri yang sama. Misalnya posisi Anda adalah supervisor di pabrik pembuatan packaging. Maka carilah informasi mengenai gaji karyawan tingkat supervisor yang juga di industri pembuatan packaging. Kontak teman-teman Anda di bidang yang sama di area yang sama juga. Jangan lupa, setiap regional memiliki standar gaji yang berlainan. Oleh karena, bila Anda bekerja di daerah Jember, jangan bandingkan dengan gaji orang yang bekerja di Semarang.

DO - Pertimbangkan seberapa tinggi kualitas kerja Anda. Orang yang memiliki kualitas kerja yang diatas rata-rata, biasanya tidak akan terlalu sulit untuk mendapat jawaban positif, saat meminta kenaikan gaji. Namun apabila kualitas kerja Anda standar, biasa-biasa saja dan bahkan pasaran ( artinya kualitas seperti ini mudah dijumpai dimana-mana ), maka jangan harap permohonan Anda bisa dikabulkan. Apalagi bagi yang kualitas kerjanya rendah.


DONT - Jangan bicarakan berapa uang yang Anda perlukan didalam negosiasi. Ketika Anda bernegosiasi dengan atasan, jangan pernah ungkapkan bahwa Anda perlu uang yang lebih banyak untuk anak sekolah, renovasi rumah, bayar hutang, dan segala tetek bengek lainnya. Manajemen tidak akan peduli dengan apa yang Anda perlukan, hanya pada apa yang bisa Anda jual lebih untuk mendapat lebih banyak.

DO - Bahas ”kontribusi apa lagi” yang bisa Anda jual pada perusahaan. Saat Anda mengajukan permohonan kenaikan gaji, bahaslah prestasi-prestasi yang telah Anda lakukan, serta hal-hal besar lain yang akan Anda lakukan. Presentasikan dengan meyakinkan, tantangan-tantangan yang Anda siap lakukan dikemudian hari. Misalnya, ”Pak, saya mengajukan diri untuk ambil tanggung jawab dalam proyek baru yang yang akan saya usulkan. Proyek in saya yakin pasti akan menguntungkan perusahaan. Apabila saya bisa buktikan saya mampu, bersediakah Bapak adjust salary saya?” Perusahaan tidak akan peduli berapa besar kebutuhan uang yang Anda perlukan, tetapi perusahaan peduli seberapa besar kualitas dan kontribusi yang bisa Anda sumbangkan pada perusahaan.

DONT - Jangan mengemis atau mengiba-iba. Didalam bernegosiasi gaji, jangan pakai jurus pengemis yang mengiba-iba. Perusahaan tidak akan tertarik dengan orang yang bermental pengemis. Dalam bernegosiasi, jangan pernah mengatas namakan anak sakit, Ibu sedang sakit-sakitan, sedang terlilit hutang atau alasan lainnya.

DO - Siapkan segala bukti yang menunjang bahwa Anda layak untuk dapat kenaikan gaji. Bila Anda mengatakan bahwa Anda layak dapat gaji yang lebih tinggi karena Anda sudah berprestasi, buktikan hal itu. Bawa catatan dan fakta lain yang akan meyakinkan atasan bahwa Anda memang diatas standar.

DONT – Jangan pernah ”menjual” masa kerja sebagai senjata naik gaji. Ingat, tidak peduli Anda sudah kerja 30 tahun atau 20 tahun atau 3 tahun, apabila Anda belum menunjukan kualitas kerja diatas rata-rata, perusahaan tidak akan peduli denagn permohonan Anda. Masalahnya, bukan berapa lama Anda sudah bekerja, tetapi sudah seberapa banyak Anda sudah memberi keuntungan kepada perusahaan.

DO - Siapkan skenario positif bila permohonan Anda ditolak. Sebelum Anda pergi menghadap atasan untuk permohonan kenaikan gaji, pikirkan terlebih dahulu beberapa hal dibawah ini :

1. Apa yang akan anda lakukan bila ia menolak mentah-mentah permohonan Anda ? apakah Anda akan ”ngotot” meminta walau dengan argumen sekalipun? Atau Anda bersedia untuk menunggu bicarakan kembali pada waktu kali lain pada saat yang lebih tepat?
2. Apa yang Anda akan lakukan bila ia menjawab bahwa kualitas kerja Anda masih dibawah standar atau biasa-biasa saja? Apakah Anda akan menolak baik-baik dengan cara halus atau cara dengan anda protes? Atau Anda akan minta masukan lebih jauh, dalam hal apa saja Anda harus memperbaiki kualitas kerja Anda?





Sumber : Jobsdb


8 Sebab Gaji Menguap

Baru seminggu lalu menerima gaji, eh Anda sudah mengeluh tak punya uang. Bingung ke mana larinya uang Anda? Coba telusuri di bawah ini.

Penikmat teknologi canggih

Pesatnya perkembangan teknologi membuat hidup kita makin mudah. Namun sayangnya kepraktisan inilah yang tanpa terasa membuat uang Anda menghilang. Pasalnya, Anda merasa perlu memiliki beragam gadgets serta layanan lainnya yang bisa memudahkan hidup Anda. Padahal, uang yang dikeluarkan untuk sebuah gadget bukan hanya untuk membeli produk tersebut, tapi juga untuk berbagai biaya lainnya, seperti biaya aktivasi, pemakaian, download, koneksi internet dan sebagainya.

Membayar minimum payment

Ada saat-saat tertentu Anda belanja banyak hingga tak bisa melunasi tagihan kartu kredit. Dan ketika kebutuhan sedang luar biasa banyak, maka Anda melakukan pembayaran minimum.Yah... enggak minimum-minimum amat, tapi hanya dilebihkan sedikit. Benar, uang gaji Anda selamat pada saat itu, tapi bunga yang harus Anda bayar di kemudian hari akan jauh lebih mengerikan dan membuat Anda miskin melata. Percayalah. Sebisanya, lunasi semua utang kartu kredit, begitu hari gajian tiba.

Terlambat membayar tagihan

Pernahkah sesekali Anda merasa malas membayar tagihan dan berniat menunda pembayaran? Hati-hati Iho, keinginan Anda yang satu ini bisa menjadi salah satu penyebab 'hilangnya' uang Anda. Bayangkan, berapa banyak denda yang harus Anda bayar bila tak membayar tagihan kartu kredit dari tanggal yang telah ditentukan? Denda penalti yang dikenakan oleh bank tentu cukup menguras dana Anda. Atau saat Anda lupa mengembalikan pinjaman film DVD ke rental. Meskipun hanya dikenakan denda sebesar Rp 5.000, tapi bila keterlambatan mencapai berhari-hari uang Anda akan hilang sia-sia kan? Jadi, mulai sekarang, catatlah semua tanggal pembayaran tagihan Anda.

Terjebak free trial

Anda tentu pernah mendapat iming-iming free trial di suatu layanan-di mana Anda boleh mencoba dulu layanan tersebut sampai jangka waktu tertentu. Tapi hati-hati, jangan sampai terlena dengan free trial ini. Pasalnya,tak jarang saat free trial, Anda akan diminta meninggalkan nomor kartu kredit. Sehingga, saat jangka waktu free trial usai dan Anda dianggap tertarik, kemungkinan keanggotaan Anda akan segera di upgrade ke kelas berikutnya dengan menggunakan kartu kredit Anda. Bila ini terjadi, segeralah hentikan keanggotaan Anda. Karena, semakin lama Anda menunda, semakin banyak uang yang akan keluar dari kantong Anda. Ada baiknya,sebelum menggunakan layanan free trial tersebut, perhatikan tanggal berakhirnya terlebih dahulu.

Tergiur penawaran 'paket'

Sebuah produk ataupun jasa yang ditawarkan dalam bentuk paket memang menarik. Selain Anda bisa mendapat berbagai produk atau layanan dalam satu kali bayar, harganya pun seakan terlihat lebih murah. Tapi, sebelum membeli ada baiknya Anda meneliti kembali paket produk yang ditawarkan. Selain mengecek seberapa penting produk tersebut bagi Anda, jangan lupa juga untuk mengecek apa saja yang harus Anda bayar. Jangan sampai nantinya Anda direpotkan dengan pembayaran berbagai servis, pajak atau biaya tambahan lainnya. Kalau begini, bisa-bisa Anda justru harus membayar lebih mahal.

Shopping and shopping

Yang satu ini akan selalu menjadi kegiatan menyenangkan, tapi juga bisa menjadi sumber utama hilangnya uang Anda. Bayangkan berapa banyak Anda harus menghabiskan uang untuk shopping? Membeli beberapa potong pakaian bermerek, belanja sepatu berbagai warna, ataupun barang lainnya yang membuat Anda lapar mata. Belum lagi jika ada kata sale,wah bisa makin banyak Anda keluar uang untuk membeli barang, yang tak masuk dalam list 'have to buy' Anda.

Emotional buying

Saat baru terima gaji, kita seperti orang yang memiliki uang paling banyak. Berbagai rencana sudah tersusun rapi di kepada. Dari mulai mengunjungi mal, makan di resto mewah, pergi nonton film terbaru ke bioskop dan sebagainya.Ya, saat seperti inilah emotional buying paling rawan terjadi. Tak jarang, saat kita tersadar, uang yang tersisa tinggal sedikit. Padahal masih harus menunggu 3 minggu lagi untuk mendapat gaji berikutnya. Sehingga, mau tak mau kita harus mengencangkan ikat pinggang sekencang-kencanganya sampai waktu gajian lagi.

Demi hobi

Hobi setiap orang berbeda-beda. Ada yang tak perlu mengeluarkan banyak uang, namun tak sedikit yang memiliki hobi mahal, seperti mengoleksi lukisan, fotografi dan sebagainya. Nah, kecintaan kepada hobi inilah yang terkadang membuat Anda harus mengeluarkan uang lebih. Apalagi bila Anda hobi mengoleksi produk-produkyang bertema limited edition. Bisa-bisa gaji sebulan lenyap demi mendapatkan barang tersebut.

Sumber: Chic


Minggu, 15 Februari 2009


1. Motivasi

Pertanyaan yang dapat menggali aspek motivasi antara lain :

1. Mengapa anda memutuskan untuk melamar pekerjaan di perusahaan ini ?
2. Apa yang membuat anda menjadi tertarik dengan perusahaan ini ?
3. Tanggung jawab apa yang anda anggap penting dalam pekerjaan ?
4. Tantangan apa yang anda cari dalam pekerjaan ?
5. Sebutkan dua hal yang memotivasi anda dalam bekerja.
6. Apa yang dapat memotivasi anda dalam kehidupan pribadi anda ?
7. Apa yang dapat memotivasi anda dalam menyelesaikan tugas yang sulit ?
8. Apa yang dapat memotivasi anda agar menjadi sukses dalam pekerjaan ?
9. Apa alasan anda keluar dari perusahaan sebelumnya ?
10. Apa yang membuat anda keluar dari perusahaan sebelumnya ?
11. Selama perjalanan karir anda, posisi mana yang paling anda sukai ?
12. Mengapa anda ingin mengubah karir ? (bila yang bersangkutan berpindah profesi/karir)
13. Apa arti bekerja bagi anda ?

Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
2. Ketahanan Terhadap Tekanan (Stres)

Pertanyaan yang dapat menggali aspek ketahanan terhadap tekanan/stres antara lain :

1. Apakah anda dapat bekerja di bawah tekanan ?
2. Pernahkan anda bekerja di bawah tekanan ? Ceritakan bagaimana anda menyikapinya?
3. Dalam lingkungan kerja seperti apa anda merasa nyaman ? (Terstruktur atau tidak ?)
4. Seandainya ada konsumen yang marah karena hal yang bukan dilakukan anda, bagaimana anda menyikapinya ?
5. Bagaimana anda menyikapi kritik yang diberikan kepada anda ?
6. Seandainya anda mendapatkan pekerjaan yang tidak anda harapkan, apa yang akan anda lakukan ?
7. Apa yang anda anggap sebagai hal yang berat untuk dilakukan dalam pekerjaan ?
8. Seandainya anda dihadapkan dengan dua tugas yang harus diselesaikan pada saat yang bersamaan, apa yang akan anda lakukan ?
9. Masalah terbesar apa yang pernah anda hadapi ? Bagaimana anda mengatasinya ?

Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
3. Inisiatif

Pertanyaan yang dapat menggali aspek inisiatif antara lain :

1. Apa yang anda ketahui tentang perusahaan ini ? Dan darimana serta bagaimana anda mengetahuinya ?
2. Kriteria apa yang anda gunakan untuk mengevaluasi perusahaan yang anda harapkan menjadi tempat kerja anda ?
3. Ceritakan mengenai pendidikan dan pelatihan yang pernah anda ikuti.
4. Bagaimana anda mendapatkan pekerjaan selama ini ? (Apakah melalui iklan, referensi, dsb) - untuk yang sudah pernah bekerja.

Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
4. Sikap kerja

Pertanyaan yang dapat menggali aspek sikap kerja antara lain :

1. Seandainya anda ditempatkan di cabang perusahaan yang jauh dari lokasi anda, bagaimana anda menyikapinya ?
2. Seandainya ada pengalihan tanggung jawab pada pekerjaan yang anda pegang, bagaimana anda menyikapinya ?
3. Ceritakan mengenai pengalaman kerja anda. (untuk yang sudah bekerja)
4. Apa tanggung jawab anda pada posisi tersebut ? (untuk yang sudah bekerja)

Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
5. Kepercayaan Diri

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kepercayaan diri antara lain :

1. Menurut anda, apa definisi/arti kesuksesan ? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi anda ?
2. Menurut anda, apa definisi/arti kegagalan ? Dan seberapa besar pengaruhnya bagi anda ?
3. Jelaskan ukuran/standar kesuksesan bagi anda.
4. Pekerjaan apa yang telah anda selesaikan dengan sukses ?
5. Apa peran anda dalam kesuksesan tersebut ?
6. Bagaimana anda memandang diri sendiri saat ini ? Apakah sudah sukses ?

Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
6. Kemampuan Berpikir Analitis

Termasuk di dalam kemampuan berpikir analitis adalah "Kemampuan Memecahkan Masalah" (problem solving) dan "Kemampuan Membuat Keputusan" (decision making).

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemampuan berpikir analitis antara lain :

1. Masalah tersulit apa yang pernah anda alami ? Apa yang anda lakukan ? Bagaimana penyelesaiannya ?
2. Hambatan atau kendala apa yang ditemukan selama kuliah atau belajar ? Bagaimana cara mengatasinya ?
3. Ceritakan mengenai persoalan yang pernah anda pecahkan.
4. Ceritakan situasi dimana anda pernah memiliki masalah dengan pengambilan keputusan.
5. Ceritakan dimana anda harus membuat suatu keputusan.
6. Ceritakan bagaimana anda pernah memecahkan masalah yang sulit.
7. Ceritakan mengenai permasalahan yang paling sering anda hadapi dalam pekerjaan.
8. Apakah anda pernah menyelesaikan suatu permasalahan bersama-sama rekan ? Apa peran anda dalam menyelesaikan masalah tersebut ?
9. Apakah anda pernah diminta untuk menyelesaikan beberapa tugas dalam suatu waktu ? Apa yang anda lakukan ?
10. Bagaimana anda menyelesaikan suatu permasalahan yang muncul tiba-tiba ?
11. Bagaimana anda mengidentifikasikan kedatangan suatu masalah ?
12. Bagaimana anda membuat suatu keputusan penting ?
13. Bagaimana anda memecahkan masalah ?
14. Dalam situasi atau kondisi seperti apa, anda memiliki kemungkinan paling besar untuk berbuat kesalahan ?
15. Keputusan apa yang terasa sulit bagi anda ? Berikan Contohnya !
16. Menurut anda, faktor apa yang paling menentukan suksesnya seseorang ?
17. Apa yang anda lakukan saat dihadapkan dengan pengambilan keputusan yang penting ?
18. Apa yang anda lakukan saat kesulitan atau tidak dapat memecahkan persoalan yang anda hadapi ?
19. Keputusan tersulit apa yang telah anda buat selama tiga tahun terakhir ?
20. Kapan anda memutuskan untuk berhenti berusaha memecahkan suatu persoalan yang sulit ?

Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
7. Kemampuan Pencapaian Keberhasilan (Achievement)

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemampuan pencapaian keberhasilan antara lain :

1. Apakah anda senang mengerjakan pekerjaan/proyek yang sulit ?
2. Apakah anda mempunyai prestasi yang dibanggakan ? Ceritakan !
3. Apakah anda memiliki inisiatif ? Bagaimana anda menunjukkan hal tersebut ? Ceritakan satu contoh inisiatif yang telah anda ambil.
4. Apakah anda pernah menyelesaikan persoalan yang sulit ? Atau yang sebelumnya anda pikir tidak dapat anda selesaikan ?
5. Bagaimana anda menunjukkan keinginan (willingness) untuk bekerja ?
6. Sebutkan prestasi yang pernah anda capai dalam pekerjaan atau masa kuliah/sekolah !
7. Sebutkan lima pencapaian terbesar dalam hidup anda !
8. Apa kegagalan terbesar yang pernah anda alami ? Kekecewaan apa yang anda alami ?
9. Bagaimana anda mengatasi perasaan tersebut ? Dan mengatasi kegagalan tersebut ?
10. Hal atau lingkungan seperti apa yang paling mendorong anda dalam bekerja ?
11. Menurut anda, apa tantangan terbesar dalam pekerjaan ?
12. Sebutkan bagian dari pekerjaan yang paling menantang dan yang paling tidak menantang.
13. Apakah anda termasuk orang yang berani dalam mengambil risiko ?
14. Berdasarkan pengalaman anda, ceritakan secara rinci dalam hal apa anda mengambil risiko untuk menyelesaikan suatu tugas ?
15. Mengapa anda mengambil risiko tersebut ?
16. Risiko apa yang anda hadapi saat mengajukan suatu usulan ?
17. Prestasi apa yang pernah anda dapatkan di sekolah yang tidak dapat anda lupakan ?
18. Prestasi apa yang pernah anda capai dalam bekerja yang mendapatkan penghargaan dari pimpinan atau perusahaan ? (baik penghargaan lisan ataupun penghargaan tertulis atau materi).

Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
8. Aspirasi Diri

Pertanyaan yang dapat menggali aspek aspirasi diri antara lain :

1. Mata kuliah (mata pelajaran) apa yang paling anda senangi ? Mata kuliah (mata pelajaran) apa yang paling anda tidak senangi ? Kenapa ?
2. Apa cita-cita anda ketika lulus sekolah ? Ketika lulus kuliah ?
3. Apakah anda berniat melanjutkan sekolah ? Berniat melanjutkan kuliah ?
4. Menurut anda, apakah nilai anda merupakan indikasi terbaik untuk hasil akademik anda ?
5. Kenapa kami harus memilih anda ?
6. Bisakah anda menyebutkan lima kelebihan dan lima kekurangan anda ?
7. Bagaimana pendapat anda mengenai perusahaan ini ?

Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
9. Kelemahan Diri

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kelemahan diri antara lain :

1. Apakah anda telah mencapai semua target yang telah anda tetapkan ? Bila tidak, mengapa ?
2. Bagaimana anda mengatasi kegagalan dalam pencapaian target tersebut ?
3. Kelemahan apa yang muncul saat anda dihadapkan pada tugas yang sulit ?

Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
10. Sosialisasi

Pertanyaan yang dapat menggali aspek sosialisasi antara lain :

1. Ceritakan kegiatan anda di waktu senggang.
2. Kegiatan apa yang anda ikuti di lingkungan anda ?
3. Seandainya anda menjadi anggota suatu organisasi, maka kegiatan apa dan peran apa yang akan anda lakukan dalam organisasi tersebut ?
4. Selain belajar, kegiatan apa saja yang anda ikuti saat masih kuliah atau sekolah ? Posisi apa yang anda pegang ?

Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
11. Kemandirian

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kemandirian antara lain :

1. Ceritakan keputusan-keputusan penting dalam hidup anda, yang anda anggap sebagai keputusan anda sendiri. Juga ceritakan keputusan penting yang anda anggap bukan keputusan anda sendiri.
2. Mengapa anda memilih jurusan .... ?
3. Dalam pengambilan suatu keputusan, siapa yang berpengaruh dalam diri anda ?
4. Dalam hal-hal apa saja orang-orang tersebut anda sertakan ?

Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Psi.
12. Kepemimpinan

Pertanyaan yang dapat menggali aspek kepemimpinan antara lain :

1. Sebutkan kepribadian yang anda miliki yang mencerminkan kemampuan memimpin.
2. Menurut anda, kualitas apa yang dibutuhkan seorang pemimpin ?
3. Apa yang paling menjadi tantangan bagi seorang pemimpin ?
4. Bagaimana cara anda mendelegasikan suatu tanggung jawab ?
5. Apakah anda membutuhka pengawas dalam bekerja ?
6. Bagaimana cara anda membuat suatu rencana kerja ?
7. Bagaimana cara anda memberikan teguran atau mendisiplinkan bawahan anda ?
8. Seandainya ada bawahan anda yang melanggar aturan perusahaan, bagaimana anda menghadapinya ?
9. Atasan seperti apa yang anda harapkan ?
10. Seandainya anda kelebihan beban kerja, apa yang akan anda lakukan ?
11. Bagaimana cara anda untuk memotivasi sesorang ?
12. Atasan seperti apa yang menurut anda sulit untuk diajak kerja sama ?
13. Bawahan seperti apa yang menurut anda sulit untuk diajak kerja sama ?
14. Atasan seperti apa yang menurut anda tidak adil ?
15. Seandainya anda membuat suatu kebijakan, kemudian bawahan anda banyak yang menentangnya, bagaimana anda mengatasinya ?

Sumber : gilland-ganesha.com, buku "Sukses Mendapatkan Pekerjaan" - Anna T. Yuniarti, S.Ps

Tips & Trick Menulis dan Mengirim
Surat Lamaran Kerja via EMAIL

Saat ini sudah banyak perusahaan yang mengijinkan para calon karyawan untuk mengirimkan lamarannya lewat email. Hal ini tentunya menguntungkan baik bagi perusahaan maupun pelamar.

Bagi perusahaan, ini akan mengurangi jumlah surat lamaran dalam bentuk kertas yang harus mereka terima dan arsipkan. Selain itu, lebih mudah bagi perusahaan untuk mengirimkan balasan surat lamaran berbentuk email tersebut ke para pelamarnya.

Bagi calon karyawan, ini akan menolong mereka untuk mengirimkan lamaran secara cepat. Jika anda mengirimkan lamaran ke banyak perusahaan, dengan mudah anda dapat mengkopi email lamaran anda sebelumnya dan menyesuaikannya.

Isi surat lamaran di email, sama dengan isi surat lamaran biasa. Perbedaaannya hanya pada cara pengirimannya saja. Sehingga semua tips & trick menulis surat lamaran kerja (silakan klik) tetap perlu anda ikuti.

Berikut ini tips dan trick menulis dan mengirimkan surat lamaran di email.

1. Judul Email

Judul email anda haruslah menolong penerimanya untuk segera mengetahui maksud dari email anda. Karena itu tuliskan judul yang jelas tetapi singkat. Sebagai contoh, anda dapat menuliskannya sebagai berikut "Lamaran untuk Posisi Manajer Pemasaran".

Catatan : Baca dengan baik iklan lowongan kerja tersebut. Sering kali mereka meminta anda menuliskan kode tertentu di judul atau subject email anda. Terutama jika pada saat yang bersamaan mereka mempunyai beberapa lowongan pekerjaan.

2. Dimana Surat Lamaran Ditulis

Apakah surat lamaran ditulis di badan email atau di file tersendiri. Sesuai ketentuan umum berbagai perusahaan yang bergerak di bidang recruiting baik perusahaan nasional maupun multinational. Bahwa surat lamaran (cover letter) dapat langsung ditulis pada badan email (di dalam email).

3. Bagaimana dengan Resume

Jangan menulis resume anda di badan email. Tuliskan dalam file tersendiri dan jadikan sebagai lampiran (attach) email anda.

4. Jenis File Attach yang Dikirim

Pada umumnya perusahaan akan menuliskan pada iklan lowongan kerjanya, jenis file yang boleh anda kirim. Walaupun umumnya meminta file MS Word, terkadang mereka mengijinkan anda untuk mengirimkan file berformat pdf atau xls atau txt. Jika tidak disebutkan, kirimkan resume anda dalam file MS Word (.doc).

5. Ukuran/Bobot (Size) Email

Usahakan ukuran email anda termasuk lampirannya (attach) tidak melebihi 300 kb. Ukuran email ini terutama dipengaruhi oleh ukuran file yang di-attach (dilampirkan). Karena itu periksa besar file yang anda lampirkan. Jika anda diminta menyertakan foto, jangan masukkan file foto yang size-nya (bobot filenya) terlalu besar. Perkecil size-nya (bobot filenya) dengan menggunakan berbagai jenis program photo editor.

6. Dijadikan Satu dalam Bentuk ZIP

Bentuk file zip adalah bentuk file yang dimampatkan (dipadatkan) dan saat ini sudah umum dilakukan. Bahkan banyak perusahaan yang meminta agar file-file yang dilampirkan (di attach) dijadikan satu dalam sebuah file zip. Sehingga selain size-nya (ukuran file) menjadi lebih kecil/ringan, juga jumlah file yang dikirim (di attach) menjadi hanya satu file. Ini memudahkan pihak perusahaan dalam mendokumentasikan dan menyortir file-file dari pelamar.

7. File Attach yang Terlalu Besar Akan Diabaikan

Dapat anda bayangkan sendiri, bila anda menerima kiriman file di email yang size-nya besar, misalkan sampai lebih dari 1 MB.
Tentunya anda malas untuk membukanya (men-download-nya). Demikian juga dengan perusahaan yang menerima email lamaran kerja anda.
Bila file attach-nya terlalu besar, otomatis perusahaan tersebut akan malas untuk membuka/mendowload file kiriman anda. Dengan kata lain anda telah gagal hanya di masalah pengiriman email saja. Jadi ikutilah tips nomor 5 di atas.

8. Lakukan Uji Coba Pengiriman Email

Untuk surat lamaran yang dikirim lewat email, selain melakukan proof read, anda juga perlu melakukan uji coba pengiriman. Lakukan ini dengan mengirimkan email lamaran anda, lengkap dengan attachment-nya ke alamat email anda yang lainnya. Tentunya jangan kirimkan email percobaan tersebut ke email perusahaan yang anda tuju.

Dengan melakukan uji coba terlebih dulu, maka anda dapat melihat sendiri hasil pengiriman email anda tersebut. Untuk kemudian dilakukan perbaikan-perbaikan bila diperlukan.

Uji coba pengiriman email ini SANGAT DIPERLUKAN. Karena sering kali format email yang anda kirim berubah setelah sampai di alamat email lain. Misalkan mengirimkan email dari Yahoo ke Gmail, atau sebaliknya.

Selasa, 13 Januari 2009

Saya mau share jenis2 tes yang pernah gue hadepin saat mencari kerja.
tes ini terdapat bermacam2 jenisnya.

1.Tes Intelektual yang terdiri dari berbagai macam

CFIT= Culture Fair Intelegence Tes ; untuk mengungkap kemampuan mental umum
TIU = Tes Intelegensi Umum ; untuk mengungkap kemampuan mental umum
TKD = Tes Kemampuan Dasar ; Untuk mengukur kemampuan dasar individu
AA = Army Alpha ; untuk mengetahui daya tangkap / daya konsentrasi orang
ADKUDAG = Administrasi dan Keuangan ; untuk mengetahui kemampuan administrasi dan keuangan
IST = Tes inteligensi yang terdiri dari 9 subtes didasarkan pada anggpan bahwa strutktur inteligensi tertentu cocok dengan pekerjaan atau profesi tertentu.

2.Tes Kepribadian

EPPS = Edwards Personal Preference schedule ;alat tes yang mengukur kepribadian orang dilihat dari kebutuhan-kebutuhan yang mendorongnya (16 faktor)
DAM&BAUM = Draw A Man Tes (Tes Gambar Orang) ; untuk mengetahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja
WARTEGG ; untuk mengetahui emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek
Tes Pauli ; untuk mengukur sikap kerja dan prestasi kerja (daya tahan, keuletan, sikap terhadap tekanan, daya penyesuaiaan, ketekunan & konsistensi, kendali diri)
KRAEPLIEN ; Untuk mengungkap ketelitian,kecepatan, kestabilan dan ketahanan kerja
RM = The Rothwell Miller ; untuk mengetahui minat seseorang terhadap jenis pekerjaan
PAPI Kostick = Alat ini menjabarkan kepribadian dalam 20 aspek yang masing-masing mewakili need atau role tertentu, tinggi rendahnya need atau role tertentu mempunyai arti yang spsesifik, konfigurasi yang diperoleh adalah gambaran dari pilihan testee yang bermuatan need atau role dan disbandingkan dengan need atau role lain dalam keseluruhan system kepribadian berdasarkan persepsi testee atas dirinya sendiri.


*. Wartegg Tess


Pernakah anda ikut psiko tes dan disuruh menggambar atau melengkapi gambar delapan kotak diatas (Wartegg Tess)

Wartegg Teste akan diberikan selembar kertas yg berisi 8 kotak yg ada stimulus2 nya, kemudian testee nantinya akan di berikan perintah untuk melengkapi dari gambar yg ada di kotak tersebut.
Isi dari masing2 gambar :
gbr 1. berupa titik ditengah kotak : ini menyangkut hal2 yg berhubungan dengan penyesuaian diri yaitu bagaimana seseorang menempatkan diri dlm lingkungan
gbr 2. berupa ~ tp berada di kotak sebelah kiri : menunjukkan fleksibilitas perasaan.
gbr 3. berupa 3 garis horisontal dr pendek, sedang tinggi sejajar: mengukur hasrat untuk maju/ ambisi
gbr 4. berupa kotak kecil di sebelah kanan : mengukur bagaimana seseorang mengatasi kesulitan
gbr 5. seperti huruf T tp miring (susah gambarin nya) : mengukur bagaimana cara bertindak.
gbr 6. berupa garis horisontal & vertikal : mengukur cara berpikir / analisa & sintesa
gbr 7. berupa titik2 : menyangkut kehidupan dan perasaan ( apakah sudah stabil, kekanakan)
gbr 8. berupa lengkungan : mengenai kehidupan sosial/ hubungan sosial

Jika pernah mungkin anda bertanya-tanya apa fungsi tes melengkapi gambar diatas dan apakah tes diatas sebenarnya adalah untuk mencari tahu siapa diantara peserta yang paling pintar menggambar.

Ternyata tes diatas bukan untuk mengetahui kemampuan menggambar anda melainkan hal tersebut merupakan salah satu cara dari beberapa cara yang lain yang digunakan oleh psikolog untuk mengetahui kepribadian anda dari cara anda menggambarnya.

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa tes menggambar ini tidak memerlukan kemampuan menggambar, melainkan hal ini hanya suatu cara bagi seorang penguji/psikolog untuk mengetahui kepribadian anda dari cara menggambar dan apa yang anda gambar. Berikut Rahasianya :

Tes Wartegg mengharuskan peserta untuk melengkapi gambar yang terdiri dari 8 gambar, 4 diantaranya berupa garis lurus (Gambar III, IV, V, dan VI) dan empat lainnya berupa garis lengkung (Gambar I, II, VII, VIII). Yang perlu anda ingat adalah untuk garis lengkung sebaiknya anda menggambar benda hidup dan untuk garis lurus yang kaku sebaiknya anda menggambar benda mati. Jika anda menggambar terbalik, misal garis lurus digambar dengan bunga, hewan dan sebagainya atau garis lengkung digambar dengan mobil, mesin dan sebagainya, hal ini menandakan “ada yang salah” dengan jiwa atau kepribadian anda.

Selanjutnya dari cara menggambar pun bisa kelihatan kepribadian seseorang misal : jika saat mengambar anda terlalu sering menghapus atau kotor menandakan bahwa anda adalah orang yang peragu atau tidak terencana dan jika anda menggambar terlalu kuat untuk garis yang seharusnya lembut berarti anda termasuk orang yang keras kepala.

Apa yang anda gambarpun juga menunjukan kepribadian atau kemampuan IQ anda. Jika anda menggambar sesuatu yang “biasa saja dan umum” tentu penilaian tingkat kecerdasannya akan berbeda dibanding jika anda menggambar “sesuatu yang tidak terpikirkan oleh orang lain dan berwawasan”

* BAUM Test

Draw A Man Tes (Tes Gambar Orang) ; untuk mengetahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja.

Dimana Anda dikasih kertas kosong dan diberi perintah untuk bikin gambar pohon, trus dikertas lainnya gambar orang, di kasih kertas lagi di suruh gambar pohon, orang, & r umah. ini juga termasuk dalam test kepribadian.

BAUM Test
termasuk dlm test Grafis,
Klo kamu gak bisa gambar gak usah kuatir, krn yg dinilai bagus atau tidaknya gambar tsb. yg di liat tuh, besar-kecil gambar, tarikan garis (tegas atau tidak atau patah2), letak gambar (kanan-kiri, atas-bawah, atau center) biasanya testee juga di tanya klo gambar pohon, itu pohon apa??? klo orang ( dia lagi ngapain ,trus jenis kelaminnya apa?), klo yg disuruh orang, rumah, & pohon, itu untuk melihat keselarasan orang tersebut menghadapi dua aspek rumah & pohon. tiap2 gambar ada artinya.

* Tes KRAEPPELIN dan PAULI

tdk ada perbedaan...semua berisikan kertas dan angka yg membedakan hny cara dan jumlah isinya.....dan KRAEPPELIN memiliki jumlah deret angka yg lbh bnyk biasanya sang psikolog hny menginstruksikan "pindah" pada waktu tertentu dn berbeda2 utk melihat daya tahan otak dan konsistensi.....

Strategi usil buwat ngerjain tes pauli yang banyak angka angkanya... cheat biar skor kita bisa dianggap jenius gitu ^^ biasanya ada dalam rangkaian psikotes selain warteg, pohon, ist, dll....
1. kerjaiin tuh tambah tambahan angka tapi isinya asal aja yang penting penuh.
buat hasil normal biasanya kolom terselesaikan cuma 2 - 3 tapi klo mau dianggap jenius lu kerjain 3-5 kolom
2. nah ketika sampai di kolom 13 sampai 20 lu harus betul betul ngerjaiinnya...
3. setelah itu isi ga jadi masalah
4. yang terakhir pada kolom 40 sampai 43 lu harus betul betul juga ngerjainnya

di jamin deh hasil nya pasti bikin bingung orang yang ngetes :hehe
tapi ati2 ngerjainnya jgn sampe ketauan pengawas hehehehehe

Namun demikian, tes psiko hanyalah merupakan suatu alat buatan manusia untuk mengetahui kepribadian seseorang secara umum saja. Kesimpulan yang dihasilkannya boleh jadi berbeda dengan kepribadian yang sesungguhnya. Hal ini diakui oleh para psikolog sendiri bahwa tidak ada satu pun tes di jagad raya ini yang benar-benar akurat dapat menilai kemampuan dan kepribadian seseorang.

Selebihnya konsultasi ama mbah google :d

Sumber:

1. Psychodiagnosis and Personality Assessment, A Handbook 2-nd., 1984
2. The Drawing Complation Test (Terjemahan Urdat UI Jakarta)
3. Psychodiagnosis and Personality Assessment
4. The Tree Test, The Drawing Test as an Aid in Psychodiagnostic
5. Tes Menggambar Orang Manual dan Interpretasi
6. Pauli, Wartegg, Draw A Man A Catalog For The Qualitative Interpretation of House Tree Person Tes





Hari ini mau posting list situs-situs pencari kerja yang menurut saya bagus. Kadang-kadang merasa perlu untuk mengecek situs-situs ini sekitar seminggu sekali, buat nyari informasi kalo ada lowongan pekerjaan baru yang bagus. So here we go the list:
  1. id.jobstreet.com --> di sinilah aku menemukan pekerjaanku yang sekarang ini sekitar 2 bulan lalu. Coba daftar, bikin resume, trus kirim. Dan akhirnya sekarang dah hampir 1 bulan ini aku dah kerja. Tengkyu bos.
  2. karir.com --> banyak perusahaan yang jadi mitra karir.com, misalnya Bank Damanon. Di sini juga aku sering mencari lowongan, dan sampai sekarang aku masih tetap berlangganan melalui email. Sehari sekali mereka mengirim info loker terbaru ke emailku. Lumayan.


  3. jobs.experd.com --> perusahaan-perusahaan besar seperti Chevron menjadi mitra situs ini. Inilah salah satu situs pencari kerja favoritku, soalnya perusahaan-perusahaan mitranya menarik bro (perusahaan telekomunikasi ama pertambangan).
  4. binuscareer.com --> situs pencari kerja yang udah cukup lama menjadi sumber info buat para pencari kerja. Temen-temen banyak yang mereferensikan ini ke aku.
  5. id.asiajobseeker.com --> situs pencari kerja yang cukup besar, soalnya mereka meng-cover seluruh asia. yah mirip-mirip id.jobstreet lah.
  6. id.jobsdb.com --> ini banyak juga info lowongan di sini. Situs loker internasional, termasuk indonesia.
Well, di atas itu adalah situs yang mana kita bisa melamar ke pekerjaan yang tersedia langsung melalui situsnya. Kita hanya perlu untuk mendaftar menjadi anggota dan kemudian men-setting resume dan surat lamaran kita.

Btw, kadang-kadang perusahaan-perusahaan besar seperti pertamina atau bank indonesia tidak menggunakan situs-situs di atas untuk menerima pelamaran. Mereka mempunyai situs tersendiri untuk digunakan mendaftar online oleh para pelamar kerja. Seperti situsnya LPTUI maupun LPPM juga yang mempunyai banyak relasi perusahaan. jadi tinggal pintar-pintar kita menggunakan Google dan bertanya ke teman, hehe.

Oh ya, jangan lupa juga kalo cari lowongan sebaiknya pertama kali dikunjungi adalah situs resmi dari perusahaan tersebut (kalo ada). Misalnya nyari lowongannya BI, jadi kunjungi bi.go.id. Hampir pasti, perusahaan yang membuka lowongan akan menginformasikan lowongannya di halaman depan dari official situsnya.

Other useful job site links, bolehlah dijadiin tambahan informasi:
7. Astaga! Karir, 8. ekarir, 9. jobsindo, 10. Indojobmart, 11. Kerjait, 12. Kerjalepas, 13. komunikarir, 14. InfoKerja, 15. LapanganKerja, 16. Kompas karir, dst dst... just Googling! STFW yourself :)

That's it the list. Ada yang mau menambahkan?

Hari demi hari, saya melihat rasanya tambah banyak aja orang-orang India yang bekerja di Singapura. Pagi ini waktu berangkat naik bis ke kantor, dalam bis serasa ‘warung sate’ karena dipenuhi oleh orang-orang India yang juga akan pergi ke kantor. Hmmm.. kayaknya Singapura mulai dibombardir nih oleh tenaga ahli dari India. Terbersit dalam pikiran, kemana aja yah para tenaga ahli Indonesia ? Yah mungkin memang mereka tidak perlu untuk jauh-jauh kerja keluar dari Indonesia karena memang Indonesia tempat yang nikmat untuk bekerja bagi sebagian orang. Namun bagi yang sebenarnya punya skill dan ingin bekerja ke luar negeri termasuk Singapura mungkin juga mereka tidak tahu bagaimana caranya. Untuk itu lewat tulisan ini saya ingin sedikit berbagi cerita tentang caranya mencari kerja di Singapura sebagai tenaga ahli (skilled employee) dalam berbagai bidang baik IT, Sipil, Kimia, Banking dll.

Bagaimana cara mencari lowongan dan melamar kerja di Singapura ?
Mencari lowongan bisa didapatkan di jobsearch seperti http://www.jobsdb.com.sg, http://www.monster.com.sg atau http://www.jobstreet.com.sg dan masih banyak lagi jobsearch terdapat di internet.
Melamar bisa dilakukan lewat jobsearch dengan mengirimkan CV secara online atau mengirimkan CV ke agen/perusahaan yang membuka lowongan tersebut secara langsung. Pastikan bahwa agen/perusahaan yang membutuhkan karyawan tersebut benar-benar agen/perusahaan Singapura karena ada beberapa kasus penipuan mengatasnamakan agen/perusahaan di Indonesia yang membuka lowongan di internet untuk ditempatkan di Singapura tapi untuk penipuan saja.
Intinya, TIDAK PERNAH ada lowongan di Singapura yang memungut uang pada saat proses seleksi.

Bagaimana wawancaranya ?
Wawancara untuk tenaga kerja asing biasanya dilakukan lewat telepon. Untuk itu, perjelas keahlian anda di CV yang anda kirimkan sehingga kesempatan anda untuk diinterview lewat telepon semakin besar. Dan saya kira lowongan yang memang membutuhkan keahlian dan bukan penampilan, wawancara lewat telepon lebih dari cukup.

Bagaimana kalo agen/perusahaan tersebut memerlukan anda datang untuk wawancara ?
Ya mau ngga mau anda harus datang langsung. Sebelumnya bisa dicoba untuk negosiasi supaya biaya perjalanan anda dibiayai oleh agen/perusahaan yang mengundang anda untuk wawancara. Kalo gagal, bisa dicoba pergi lewat Batam supaya irit di transportasi dan fiskal (Rp 500rb kalo lewat Batam). Kalo anda banyak uang ya langsung terbang aja ke Singapura.

Bagaimana mendapat visa kerja setelah diterima ?
Harusnya, kalo memang agen/perusahaan yang menerima anda bekerja itu bonafid, maka semua urusan ijin kerja akan disponsori dan diurus oleh agen/perusahaan yang menerima anda.
Sekedar informasi prasyarat mendapatkan visa kerja dan klasifikasinya sesuai gaji bisa dilihat di website Kementrian Tenaga Kerja : http://www.mom.gov.sg

Apakah mudah mendapat ijin kerja ?
Memang kebanyakan lowongan di Singapura lebih diutamakan untuk Singaporean atau warga asing pemegang PR (Permanent Resident). Tapi percayalah selalu ada saja lowongan yang terbuka untuk non-Singaporean terutama untuk skill-skill yang tidak pasaran. Jadi musti sabar dan telaten dalam memilah lowongan kerja.

Bagaimana standar gaji di Singapura ?
Saya bukan ahlinya pergajian jadi silakan gunakan panduan gaji (salary guide 2007) berikut : http://www.kellyservices.com.sg

Bagaimana biaya hidup di Singapura ?
Biaya hidup pastinya tergantung gaya hidup.
Tapi bisa saya gambarkan living cost per bulan di Singapore secara garis besarnya sbb. (suami+istri+2 anak):

- sewa flat 2/3 kamar (apartemen tanpa security guard) = S$900-$1200
- sewa apartemen 2/3 kamar = S$1400-$2000
- sewa condo 2/3 kamar (apartemen+sport facilities) = S$2000-$3000
- sewa terrace house (rumah tanah) = S$2500-~
- sewa kamar (bujang) = S$300-~

- makan (sederhana) = S$800
- makan (mewah) = terserah :)
- listrik+air+gas+telpon+internet+transport (normal) = S$300
- sekolah 2 anak = S$200
- cicilan mobil (kalo perlu) = S$600-$800
- rekreasi (kalo perlu) = S$200

Berapa besar pajak yang harus dibayarkan ?
Pajak Singapura relatif tidak besar dibanding negara-negara lain termasuk Indonesia. Untuk $80ribu pertama, pajaknya $4300. Berikutnya 14% tapi tergantung level salary dan juga potongan-potongan seperti istri yang tidak bekerja, anak-anak, tanggungan laen dll. Detailnya ada di website Departemen Pajak Singapura : http://www.iras.gov.sg. Terima kasih buat Mas Joko yang udah ngingetin masalah perpajakan ini.

Bagaimana mencari kost atau kontrakan di Singapore ?
Cari kos kalo anda bujangan atau kontrakan kalo anda sudah berkeluarga ini sangat gampang karena banyak agen buat cari kos/kontrakan. Salah satunya adalah JTC yg detailnya pernah ditulis oleh mbak Hanny 'Sewa Rumah Dari JTC' dalam blognya. Makasih mbak link-nya.

Bisakah bekerja di Singapore tanpa keahlian profesional ?
Setahu saya, WNI yang bekerja di Singapore bukan profesional adalah pembantu rumah tangga (PRT) atau TKW, sang pahlawan devisa. Bagaimana dengan prianya ? Entah karena apa Singapore tidak menerima tenaga kerja pria non-skill. Sebagai contoh, untuk pekerja konstruksi (kuli bangunan) kebanyakan dari India, Pakistan atau Bangladesh. Isunya sih katanya karena tenaga kerja pria Indonesia pernah mempunyai track-record jelek di Singapore. Jadi ya harap maklum buat para pria yg ingin bekerja non-skill di Singapore kayaknya belom ada celah.

Habis itu ?
Traktir saya dong.. Hehehehe…

ACHTUNG !!
MOHON TIDAK KIRIM EMAIL KE SAYA UNTUK DICARIKAN KERJA. SAYA HANYA BISA MEMBANTU MEMBERIKAN TRIKNYA SEPERTI DI ATAS. SELANJUTNYA SILAHKAN DICOBA SENDIRI.
;-)

Semoga beruntung !


Kamis, 08 Januari 2009

Career Days 2009 will be held at Istora Senayan on February 3rd-4th, 2009. Career days 2009 is the 16th annual Career Dyas organized by AIESEC Local Committe Universitas Indonesia.

What Is Career Days ?

Career Days is the largest annual project run by AIESEC Local Committee University of Indonesia, and will be held for the 16th time on 2009. The aim is to bridge the gap between the education environment and the business society, because a positive relationship between these two institutions will bring mutual benefits, which in the long term, will contribute directly towards the development of the nation.

Career Days 2009 consists of 5 continuous events that will be held simultaneously in two days, which are:

1. Company Presentation

Company participants will give an overview about their organization and have interactive dialogue with visitors. Open for public.

2. Company Exhibition

Booths will be opened for more information about the related companies. Visitors can submit their CVs on D-day. We also open online CV submission before D-Day through this website (detailed information in send CV menu). The Exhibition will be held for both days of the event.

3.Seminar & Talk Show

These seminar and talk show will be informing roundabouts:

a. Stepping up and building your own inspiring career

b. Overcoming a different educational background in your career

4. Walk-In Interview

Interviews at the day of the event can be conducted if necessary.

5. Recruitment

Applicants who are chosen will have to attend the recruitment sessions that will be held after the event.

To Joint Send your CV Here

Rabu, 10 Desember 2008

30 Kesalahan Dalam Melakukan Negosiasi Gaji!

Jika anda berencana melakukan negosiasi atau meminta kenaikan gaji, Konsuler Manajemen Caryl dan Ronald L. Krannich Ph.D menyarankan anda tidak melakukan 30 kesalahan berikut ini :

1. Menghindari perbincangan tentang masalah gaji hingga perusahaan menanyakan tentang “Berapa jumlah gaji yang anda inginkan”

2. Gagal saat melakukan tawar menawar gaji akibat kurangnya pengetahuan dan penelitian tentang perbandingan gaji pada jabatan yang sama dengan perusahaan lain

3. Tidak tahu seberapa berharga keahlian anda bagi perusahaan

4. Menjelaskan satu contoh gaji, saat ditanya “Berapa gaji yang anda inginkan”

5. Perasaan sudah “cocok” dan “berhasil” – otomatis akan menghambat gaji anda meningkat

6. Berpikir kalau gaji anda sudah ditetapkan oleh perusahaan

7. Percaya kalau perusahaan akan menaikkan gaji anda kelak, dibanding resiko kehilangan pekerjaan

8. Merendahkan kemampuan diri sendiri

9. Terlalu “besar kepala” dengan kemampuan diri – yang memungkinkan diri anda tidak akan digantikan oleh perusahaan

10.Merasa perusahaan adalah orang yang mengendalikan segalanya, saat negosiasi dilakukan

11.Cobalah untuk membuka kemungkinan untuk melakukan negosiasi, daripada sekedar hanya menceritakan kualifikasin dan kelebihan-kelebihan anda pada pewawancara

12.Tempatkan masalah gaji sebagai hal yang anda bisa meningkatkan kemampuan anda, dari pada sekedar mendapatkan posisi tertentu

13.Fokuskan pada kebutuhan anda, bukan pada rata-rata gaji yang ada

14.Gagal memberikan “keyakinan” akan kemampuan anda, saat melakukan negosiasi

15. Terlalu cepat menanyakan gaji, sebelum pewawancara mendapatkan cukup informasi dan kualifikasi anda

16.Tidak tahu caranya memulai pembahasan gaji dan melanjutkannya menjadi sebuah situasi tawar menawar

17. Lupa menanyakan tunjangan apa saja yang diberikan oleh perusahaan

18. Terlalu banyak berharap pada tunjangan, dari pada berkonsentrasi pada gaji rata-rata posisi anda

19. Membuat imej kalau gaji bukanlah hal yang utama saat melakukan wawancara

20. Terlalu memandang tinggi perusahaan, tanpa melihat berapa gaji yang mereka tawarkan

21.Memberikan gaji yang benar-benar anda inginkan didalam surat lamaran atau pada CV

22.Melakukan negosiasi gaji dan tunjangan lainnya melalui telepon

23.Terlalu cepat menerima tawaran gaji pertama atau kedua dari perusahaan

24.Tidak tahu memanfaatkan waktu sebagai bagian dalam memantapkan nilai-nilai anda di mata pewawancara

25.Gagal memberi kesan yang diinginkan perusahaan dan membangun strategi untuk menemukan kesamaan persepsi, yang bisa meningkatkan penawaran anda

26.Tidak tahu bagaiman menjawab pertanyaan tentang gaji atau salah mengatakan jumlahnya

27.Tidak memberi mereka banyak waktu untuk melakukan negosiasi

28.Tidak tahu kapan harus meninggalkan pekerjaan atau perusahaan lama, untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi ditempat lain

29.Melakukan aksi “jual mahal” saat anda sedikit atau sama sekali tidak memiliki kelebihan

30.Berbohong tentang jumlah gaji anda sebelumnya atau penawaran alternatif gaji lainnya

(sumber dari Majalah Lisa tgl 1-7 April 2004)


Tips negosiasi gaji

Setelah berhasil melewati beberapa tahapan wawancara kerja, besar kemungkinan anda akan
diterima di perusahaan tersebut. Maka yang harus anda lakukan adalah mempersiapkan diri
untuk menerima pertanyaan, “Berapa gaji yang anda inginkan ?”
Negoisasi gaji adalah salah satu bagian tersulit dalam mendapatkan pekerjaan. Jika meminta

jumlah yang terlalu besar, perusahaan mungkin akan mengurungkan niatnya merekrut anda.
Sebaliknya, jika jumlah yang anda minta terlalu rendah, mungkin anda akan diterima, namun
gaji yang didapatkan dibawah standar yang seharusnya dibayarkan perusahaan tersebut.
Setelah bekerja selama beberapa waktu, alu anda mengetahui fakta tersebut, pastilah anda
akan merasa kecewa. Dan solusinya adalah meminta kenaikan gaji, dan hal ini bukanlah
proses yang mudah. Untuk “memenangkan” negosisasi gaji pada saat interview, ikuti petunjuk
berikut :

PERATURAN NO. 1 : Dapatkan Informasi

Sebelum wawancara, manfaatkan networking anda. Anda bisa mendapatkan informasi dari
teman atau senior anda yang bekerja di perusahaan tersebut/industri serupa, terutama untuk
divisi atau posisi yang sama. Sumber lain adalah internet atau tabloid yang memuat mengenai
survey/informasi gaji.

PERATURAN NO. 2 : Mendengarkan

Di awal wawancara, jangan pernah langsung menyebutkan berapa gaji yang anda inginkan.
Semakin lama anda “menunda”, maka semakin banyak informasi yang bisa didapatkan untuk
“memenangkan” negoisasi gaji.
Langkah awal, pada saat wawacara, anda sebaiknya “mencari tahu” dari sang pewawancara,
ada berapa banyak kandidat untuk posisi tersebut, dan telah berapa lama lowongan tersebut
dibuka. Jika lowongan tersebut telah dibuka dalam waktu yang lama, ada kemungkinan
perusahaan kesulitan untuk mendapatkan kandidat yang memenuhi kualifikasi. Jika anda high
qualified, mungkin anda bisa mendaptkan nominal yang dinginkan.

PERATURAN KE 3 : Berlatih

Anda boleh menyebutkan sejumlah angka pada saat bernegoisasi. Tetapi jangan terlalu tinggi
dari standar gaji yang berlaku untuk industri/perusahaan tersebut. Jika ini terjadi, pewawancara
malah menganggap anda tidak serius. Ini berarti anda kehilangan kesempatan.

Jika anda menginginkan sejumlah nominal yang tinggi untuk gaji anda, katakanlah sejumlah
gaji pada top range, tunjukkah bahwa kualifikasi anda memang pantas untuk itu. Sebelum hari
wawancara, anda bisa mempersiapkan “pidato” selama 1-2 menit yang mendeskrisikan apa
yang anda bisa berikan untuk perusahaan jika anda diterima bekerja di tempat tersebut.
Satu hal yang harus dingat, pada saat perusahaan memberikan penawaran, anda tidak harus
memberikan jawaban saat itu juga. Anda bisa minta waktu untuk mempertimbangkan
semuanya dalam mengambil keputusan. Jika tawaran perusahaan lebih rendah dari yang anda
harapkan, anda bisa saja menolak.

Apalagi pada saat bersamaan, ada tawaran yang lebih menggiurkan dari perusahan lain.
Namun, ada hal lain yang patut dipertimbangkan, apakah posisi yang ditawarkan nerupakan
langkah strategis untuk perkembangan karir anda.

BEBERAPA SITUASI DALAM NEGOSISASI GAJI

— . Perusahaan melakukan “secreening phobe call”
Yang harus anda lakukan adalah bertanya dengan sopan mengenai kisaran gaji untuk posisi
tersebut.

Jika si penelpon tidak memberikan informasi untuk hal tersebut, anda sebaiknya merespon
dengan mengatakan, “Berdasarkan informasi yang saya dapatkan mengenai standar gaji untuk
industri ini, mencakup gaji pokok, lembur, training, dan fasilitas yang ada, asuransi kesehatan,
biaya perjalanan, jenjang karir, bonus, komisi, dan jenis profit sharing lainnya, gaji yang saya
inginkan berkisar Rp xxx,- sampai dengan Rp yyy,- (berikan kisaran yang luas). Saya bersedia
datang untuk wawancara pada hari X jam Y. Apakah Bapak/ibu bersedia mempertimbangkan ?.

– . Jika pewawancara mengajukan pertanyaan mengenai gaji pada saat awal wawancara, anda
punya 3 pilihan :

* Berusaha menunda negoisasi dengan mengatakan, “Saya melamar untuk posisi ini karena
sangat tertarik akan bidang ini dan perusahaan anda. Tetapi saya rasa saya baru bisa
membahas masalah gaji dengan anda setelah kita berdua “yakin” bahwa saya memang
memenuhi kualifikasi untuk posisi ini.”

* Memberikan respon yang tidak spesifik dengan mengatakan, “Selama saya dibayar sesuai
standar perusahaan anda dan tanggung jawab yang harus saya penuhi untuk posisi ini, saya
rasa tidak ada masalah.”

* “Membalikkan” pertanyaan kepada pewawancara. Jika pewawancara melontarkan pertanyaan
di awal wawancara , “Jika anda diterima bekerja di sini, berapa gaji yang anda inginkan ?”.
Maka anda bisa menjawab seperti ini, “Saya sangat tertarik untuk berkerja di sini, menjadi
bagian dari perusahaan ini. Tetapi sebelumnya saya ingin mengetahui, untuk kualifikasi
kandidat dengan latar pendidikan dan keahlian seperti saya, berapakah standar gaji di
perusahaan ini ?”.

– Negoisasi gaji di pertengahan wawancara –

* Perusahaan menawarkan gaji dalam kisaran yang sesuai/bisa anda terima. Pewawancara
mengatakan, “Gaji untuk posisi ini berkisar dari Rp xxx,- sampai dengan Rp yyy,- Apakah anda
bersedia menerima tawaran ini ?. Yang harus anda katakan, “Saya sangat menghargai tawaran
ini.
Saya sangat tertarik untuk mengaplikasikan yang telah saya pelajari selama kuliah di
perusahaan ini. Jumlah yang anda sebutkan tadi adalah yang seperti saya harapkan untuk gaji
pokok, ditambah dengan beberapa aspek lainnya seperti asuransi, uang lembur, dan fasilitas
lainnya.

* Anda hanya tertarik pada top range dari gaji yang di tawarkan. Yang harus anda katakan,
“Terimakasih atas tawaran anda untuk bergabung dengan perusahaan ini. Saya yakin berbagai
keahlian yang saya miliki merupakan benefit bagi perusahaan ini. Berdasarkan apa yang saya
ketahui mengenai standar gaji dan penawaran dari perusahaan lain, saya harus mengatakan
bahwa saya hanya bisa mengatakan “ya” untuk kisaran atas dari jumlah yang Bapak/Ibu
sebutkan tadi.

* Jika anda sama sekali tidak tertarik dengan gaji yang ditawarkan. Yang harus anda katakan,
“Terimakasih atas tawaran Bapak/Ibu untuk bergabung dengan perusahaan ini. Saya sangat
tertarik untuk mengaplikasikan yang telah saya pelajari selama kuliah di perusahaan ini.
Namun ada beberapa perusahaan lain yang juga memberikan tawaran kepada saya, untuk
posisi yang sama dan gaji yang lebih tinggi. Tentu saja, uang bukan faktor penentu utama, saya
juga mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti training, jenjang karir,dan sebagainya.

* Pewawancara tidak menyebutkan jumlah kisaran gaji. Yang harus anda katakan, “Dari apa
yang saya ketahui, berdasarkan standar industri, gaji pokok untuk posisi ini adalah sebesar Rp
xxx. Dan berdasarkan pendidikan dan keahlian yang saya miliki, saya mengharapkan gaji pada
middle range, katakanlah Rp yyy. Baagimana menurut Bapak/Ibu ?”.

* Jika pewawancara memberikan penawaran di akhir wawancara. Ini berarti pewawancara
sangat tertarik untuk merekrut anda. Yang harus anda katakan, “Saya siap untuk menerima
penawaran terbaik dari perusahaan ini.” Dan jika gaji ditawarkan memang seperti apa yang
anda inginkan, katakan, “Hal terpenting bagi saya adalah kesempatan untuk bergabung di
perusahaan ini, dan saya yakin gaji yang ditawarkan sangat kompetitif.”

Petunjuk untuk “FRESH GRADUATES”.

- Perusahaan memilih anda karena kualifikasi yang dimiliki, bukan gaji yang anda sebutkan.
Perusahaan menerima anda bekerja adalah untuk meningkatkan profit mereka.

- Dalam wawancara, anda harus meyakinkan bahwa anda mampu mengerjakan
tugas/tanggung jawab untuk posisi tersebut. Jika tidak, mereka tidak akan memberikan
penawaran apapun bagi anda.

- Jika anda belum memiliki pengalaman kerja, ingat akan kualitas anda yaitu pendidikan dan
keahlian. Dua hal itulah yang akan membuat anda sukses di dunia kerja.
- Apa yang membuat perusahaan memutuskan menerima anda ?. 95% nya berdasarkan
kepribadian, antusiasme, dan keahlian anda. 5% nya adalah karena keahlian khusus yang anda
miliki.

PERATURAN NO. 4 : Jika Penawaran Resmi Telah Dibuat

Jika penawaran resmi telah dibuat, ajukan pertanyaan sebagai berikut :

- Apakah ada kesempatan promosi untuk posisi ini ?. Untuk posisi atau level apa ?.

- Kapan dan bagaimanakah penilaian kinerja pegawai untuk posisi ini ?.

- Apakah penilaian tersebut termasuk untuk review gaji ?.

- Seperti apakah peningkatan gaji yang ditawarkan untuk 3-5 tahun mendatang ?.

- PASTIKAN BAHWA PENAWARAN GAJI TELAH MENCAKUP KESELURUHAN DAN DALAM
BENTUK TERTULIS.

- PASTIKAN ANDA TELAH MENGEVALUASI KESELURUHAN KOMPENSASI YANG
DITAWARKAN, BUKAN HANYA GAJI.

Selain gaji, biasanya perusahaan juga memberikan kompensasi dalam bentuk :

* Asuransi kesehatan (dengan atau tanpa mencakup perawatan gigi & mata) .Walaupun
perusahaan tidak meng-cover semua biaya, fasilitas ini akan membuat anda membayar lebih
murah.

* Asuransi jiwa.

* Asuransi kecelakaan, terutama untuk pegawai yang sering bepergian/jenis pekerjaan dengan
risiko tinggi.

* Peningkatan gaji untuk 3-5 tahun pertama. Apakah hanya peningkatan pertahun ?. Atau ada
peningkatan gaji/pemberian bonus berdasarkan prestasi kinerja ?.

* Fasilitas cuti.

* Biaya pensiun (berlaku untuk perusahaan tertentu).

* Profit sharing.

* Stock option. Beberapa perusahaan menerapkan sistem pembagian saham kepada
karyawan.

* Training atau pendidikan tertentu.

* Uang lembur & transportasi.

* Fasilitas kredit kendaraan/rumah.

PERATURAN NO. 5 : Hal lain yang harus diperhatikan

- Ucapkan terimakasih atas penawaran yang diberikan.

- Jangan langsung bernegoisasi pada saat pewawancara menyebutkan penawaran. Mintalah
waktu untuk mempertimbangkan kompensasi secara keseluruhan, bukan hanya gaji.

- Pada saat bernegoisasi, jangan katakan, “Saya meminta …”. Yang terbaik anda harus
mengatakan, “Saya mengharapkan..,”.

- Terkadang gaji yang ditawarkan mungkin lebih rendah dari yang anda inginkan. Sebelum
meng-iya-kan atau menolak, pertimbangkanlah faktor lain seperti reputasi perusahaan, budaya
perusahaan, suasana kerja, macam asuransi yang ada, training dan pendidikan, dan
sebagainya.

Sumber: http://triatmojo.wordpress.com


Categories

Blog Archive

Sembako Hari ini

Sembako hari ini
Beras 5.500
Telur ayam ras 13.500
Minyak goreng sawit 12.000
Gula pasir 6.600
Tepung terigu 7.700
Cabe merah keriting 20.000
Cabe merah biasa 18.500
Bawang merah 16.500
SKM cap bendera 7.800
Daging sapi 55.500
Kacang tanah 12.500

 

Sumber: Poskota

Blog sahabat





Pages

About Me

Foto saya
Penulis tuk diri sendiri, Internal Audit untuk Sebuah Perusahaan, Pencinta Puisi, Cerpen, Seorang Hamba yang berusaha, Menjadi Ayah yang baik untuk Quineisha & Qhaira, menjadi Insan Taqwa

Pengikut

Sample Text

IP

Unordered List

Popular Posts

Recent Posts



Website Hit Counter
Free Hit Counters

Text Widget